Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Turba NU Jatim, Kuatkan Konsolidasi Jam'iyah Menuju Satu Abad

Turba NU Jatim, Kuatkan Konsolidasi Jam'iyah Menuju Satu Abad
Jadwal turba PWNU Jatim. (Foto: NOJ/istimewa)
Jadwal turba PWNU Jatim. (Foto: NOJ/istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim akan menggelar turba di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jatim yang dimulai pada Sabtu (29/05/2021). Turba ini digelar di 18 titik sesuai dengan zona masing-masing PCNU. Katib Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Syafrudin Syarif mengatakan tujuan utama dari turba kali ini adalah menguatkan konsolidasi organisasi.

 

“Tujuan kami turba adalah untuk konsolidasi organisasi supaya NU dalam satu abad ini semakin kokoh dan bersatu antara jam’iyyah dan jamaah. Sehingga tercipta langkah yang sama antara PWNU sampai ranting,” katanya, Selasa (25/05/2021).

 

Menurutnya jika hal tersebut dapat terlaksana dengan baik, maka kehadiran NU akan semakin berarti di mata masyarakat.

 

“Jika itu terjadi maka NU khususnya di Jatim akan sangat bermanfaat dan diperhitungkan oleh masyarakat. Serta kehadirannya akan dirasakan dan gerakannya akan selalu membawa manfaat dan maslahah bagi umat,” ujarnya.

 

Tidak hanya itu, dalam turba kali ini PWNU Jatim akan menyampaikan sejumlah program strategis kepada PCNU.

 

“Disini kita ingin menyampaikan kepada cabang yang belum tertib organisasi supaya betul-betul kembali pada AD/ART agar dalam berorganisasi betul-betul sejalan pada aturan yang sudah disepakati bersama,” terangnya.

 

Kedua, PWNU Jatim akan menyampaikan tentang pentingnya literasi digital yang harus digalakkan oleh masing-masing PCNU hingga ke ranting.

 

“Program-program yang kita buat baik yang menyangkut tentang diniyah maupun ijtimaiyah itu betul-betul dapat disosialisasikan kepada masyarakat dengan baik. Oleh karena itu, antara lain nanti ada yang disebut dengan literasi NU. Di situ ada peningkatan literasi di setiap cabang yang kita minta ada tim untuk teknologi informasi. Sehingga apa yang sudah dilakukan oleh NU dan keilmuan para ulama NU bisa diekspose melalui media NU,” jelasnya.

 

Ketiga, PWNU ingin di setiap PCNU memiliki layanan konsultasi keagamaan secara gratis untuk masyarakat.

 

“Kita ingin nantinya agar PCNU membuka layanan konsultasi keagamaan secara gratis agar masyarakat jika ada permasalahan agama bertanyanya pada NU. karena kita yakin jika NU yang menjawab tidak hanya maslahah untuk pribadi namun juga maslahah untuk lingkungan dimana kita hidup,” ucapnya.

 

Keempat, PWNU menginstruksikan di setiap cabang agar memiliki Baitul Mal wat Tamwil (BMT) agar ekonomi umat dapat bangkit.

 

“NU sejak sebelum berdiri kita sudah merintis nahdlatut tujjar. Ini kita hidupkan kembali agar kesejahteraan pengurus NU masyarakat NU pemasukan per kapitanya naik,” tambahnya.

 

Kelima, kesehatan juga menjadi sorotan utama PWNU untuk kesejahteraan masyarakat. 

 

“Lalu juga kita menginginkan dalam menyongsong 100 tahun NU ini setiap cabang punya fasilitas kesehatan. Sehingga nantinya kesulitan-kesulitan kesehatan masyarakat akan teratasi,” harapnya.

 

Yang terakhir, dalam mewujudkan pembangunan NU Center, PWNU Jatim menginginkan adanya kebersamaan dari NU se-Jatim.

 

“Yang paling besar dari tujuan utama turba ini, kita ingin bersama-sama NU se-Jawa Timur dapat membangun NU Center yang akan menjadi kebanggaan kita. Diperkirakan akan menelan biaya 750 miliar. Untuk itu suatu hal yang tidak mustahil jika kita bisa bersma-sama bisa membangunnya,” pungkasnya.


Editor:
F1 Bank Jatim