Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Upaya Cegah Banjir, NU Bersama Banom di Bojonegoro Tanam Pohon

Upaya Cegah Banjir, NU Bersama Banom di Bojonegoro Tanam Pohon
Anggota Banom NU Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro saat melakukan penanaman pohon, Ahad (24/01/2021). (Foto: NOJ/ M Yazid).
Anggota Banom NU Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro saat melakukan penanaman pohon, Ahad (24/01/2021). (Foto: NOJ/ M Yazid).

Bojonegoro, NU Online Jatim

Kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar ditunjukkan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Bojonegoro. Pengurus organisasi masyarakat terbesar itu mengajak anggota dan kader Badan Otonom (Banom) menanam pohon di lokasi yang rawan bencana alam.

 

Adalah Pengurus Ranting (PR) NU Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro beserta Banom yang melaksanakan penghijauan lingkungan dalam rangka antisipasi terjadinya banjir dan tanah longsor. Kegiatan tersebut didukung Perhutani dan Ademos yang menanam sebanyak 1500 bibit pohon yang berlokasi di desa setempat, Ahad (24/01/2021).

 

"Kegiatan ini melibatkan semua badan otonom Nahdlatul Ulama mulai dari GP Ansor, Fatayat, Pagar Nusa, IPNU dan IPPNU. Ada sekitar 1500 bibit pohon yang kita tanam," kata Provos Banser Tambakrejo Nur Muhamad Arifin.

 

Disampaikan Arifin, untuk jenis bibit pohon yang ditanam diantaranya trembesi, nangka, klengkeng, jambu, apukat, jeruk, sirsak, mauni dan masih banyak lagi.

 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting (PR) IPSNU Pagar Nusa Mulyorejo, Muhammad Sulton mengungkapkan, penanaman bibit pohon dari berbagai bibit tersebut, bagian dari upaya kepedulian Ranting Nahdlatul Ulama Mulyorejo untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi dari banjir di wilayahnya.

 

"Tujuannya untuk mencegah banjir, tanah longsor, dan mengurangi polusi yang memberikan efek positif bagi manusia. Pasalnya bencana alam sulit diprediksi karena kondisi yang tidak menentu," ungkapnya.

 

Ditambahkan, agar bencana alam itu tak terjadi di Kabupaten Bojonegoro, maka upaya Ranting Nahdlatul Ulama untuk mencegahnya dengan cara tanam pohon ini. Setelah pohon-pohon yang sudah ditanam tersebut, lanjut Ketua Ranting Pagar Nusa juga perlu dilakukan perawatan, agar dapat tumbuh kembang sehingga 10 tahun kedepan pohon yang ditanam dapat dirasakan oleh generasi selanjutnya. 

 

"Mari kita bersama-sama menjadikan Bojonegoro kota migas ini menjadi asri, rindang sejuk. Untuk mewujudkan itu kesadaran kita terhadap kepedulian lingkungan mari kita tanamkan sedini mungkin kepada generasi muda dan itu bisa diawali dari diri kita sendiri," ajaknya usai menanam bersama-sama.

 

 

Tampak para pengurus NU beserta Banom menanam pepohonan di lokasi yang sudah ditentukan. Meskipun cuaca panas, tidak menghalangi semangat kader NU melakukan bakti lingkungan tersebut. Serta dalam kegiatan tersebut juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.

 

Editor: Romza

F1 Promosi Iklan