Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Upaya MWCNU Banyuwangi Cegah Covid-19, Massifkan Penyemprotan Disinfektan

Upaya MWCNU Banyuwangi Cegah Covid-19, Massifkan Penyemprotan Disinfektan
Petugas kegiatan penyemprotan disinfektan yang diadakan MWCNU Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Ahad (17/01/2021). (Foto: M Sholeh Kurniawan).
Petugas kegiatan penyemprotan disinfektan yang diadakan MWCNU Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Ahad (17/01/2021). (Foto: M Sholeh Kurniawan).

Banyuwangi, NU Online Jatim

Jumlah kasus Covid-19 hingga kini masih mengalami peningkatan. Bahkan tidak sedikit warga yang akhirnya meninggal dunia karena terpapar virus berbahaya tersebut. Di Kabupaten Banyuwangi sebanyak 4.495 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dalam masa perawatan 287 orang, sementara masyarakat yang sembuh berjumlah 3.769 orang. Data update akhir 16 Januari 2021 rujukan gugus tugas Covid-19 tersebut juga dilengkapi angka kematian sebanyak 439 orang.

 

Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Banyuwangi H Akhmad Musollin menjelaskan, suasana pandemi ini tidak hanya melumpuhkan perekonomian. Lebih dari itu penting pula mengedepankan kesehatan masyarakat.

 

"Karenanya kita instruksikan kepada seluruh pengurus ranting melaksanakan penyemprotan desinfektan dan kerja bakti bersama. Idealnya yang menjadi obyeknya adalah kediaman masing-masing jam'iyah, mushala, TPQ, dan masjid NU," kata H Musollin kepada NU Online Jatim, Ahad, (17/01/2021).

 

Berkaitan dengan teknis kegiatan pelaksanaan, pihaknya memberi kewenangan sepenuhnya kepada pengurus sesuai dengan keadaan. Di awal tahun, pengurus MWC sendiri telah menyerahkan sejumlah bantuan berupa alat dan perlengkapan pencegahan Covid-19 dari PCNU Banyuwangi.

 

"Terdiri dari bantuan alat semprot, handsanitizer, vitamin, dan herbalvit di setiap ranting NU yang berada di wilayah kerja Kecamatan Banyuwangi. Yang kesemuanya dilakukan sebagai ikhtiar mencegah persebaran virus corona," jelasnya.

 

H Musollin menambahkan, Sabtu (kemarin) pelaksanaan kerja bakti dan penyemprotan desinfektan dilaksanakan di Ranting NU Sumberrejo. Sementara Ahad (hari ini) dilaksanakan di dua ranting, yakni Ranting Beran dan Ranting Singonegaran.

 

"Tentu jadwal ini berlangsung pada minggu-minggu berikutnya dengan penyesuaian kesempatan ranting dan tokoh masyarakat setempat. Kami berharap semoga Virus asal Wuhan, China ini segera teratasi dengan kolaborasi seluruh pihak," tutup H. Musollin.

 

Pagi itu terlihat pelaksanaan kegiatan kerja bakti di Ranting NU Beran, Kelurahan Kebalenan terlaksana guyub dan sukses. Secara langsung tokoh masyarakat dan tokoh agama membaur bahu-membahu mensukseskan kegiatan bakti sosial masyarakat.

 

Hadir pula Suharto selaku Lurah Kebalenan, Fathurrahman selaku Wakil Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Banyuwangi beserta jajarannya, Ketua Tanfidziyah NU Ranting Beran Ahmad Sukardi, serta Rais Syuriyah Mulyadi.

 

Suharto mengaku sangat senang dan sekaligus bersyukur. Pihaknya menilai baksos yang diinisiasi oleh warganya dinilai bagus sekali untuk sama-sama turut peduli memutus mata rantai peserbaran virus corona dengan kerja bakti dan penyemprotan desinfektan bersama

 

"Alhamdulillah warga guyub saling membantu membersihkan rumput yang sudah mulai meninggi di tepi jalan utama, sampai pada penyemprotan cairan desinfektan di beberapa masjid, mushala, dan rumah warga. Sangat apresiasi," jelas Suharto.

 

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan kegiatan serupa menjadi kegiatan rutinan. Karena ada banyak dampak positif atas terselenggaranya kegiatan pagi itu, khususnya meningkatkan kerukunan masyarakat.

 

"Pemerintah kelurahan sendiri telah mengambil langkah-langkah konkrit dalam penanganan serta pencegahan sebaran virus corona. Mulai dari koordinasi bersama Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) hingga himbauan kepada masyarakat agar tetap disiplin menjalankan 3M. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun," ungkapnya.

 

Sementara itu, Ahmad Sukardi menguraikan, kegiatan kerja bakti pagi itu membersihkan lingkungan, saluran air, sampai pinggir jalan raya dari sampah dan rumput liar.

 

"Selanjutnya dilaksanakan penyemprotan menggunakan desinfektan di 150 rumah warga, 1 masjid, dan 3 mushala. Semua kita kerjakan secara kompak oleh warga Beran," ungkap Sukardi sapaan karibnya.

 

Ia mengaku sepakat dengan adanya kegiatan kerja bakti bersama ini mampu meningkatkan kerukunan masyarakat setempat dan saling peduli atas kebersihan serta kesehatan lingkungan sendiri.

 

"Selama masa pandemi Ranting NU Beran juga aktif berkegiatan dengan ketat menerapkan protokol kesehatan. Misalnya santunan anak yatim, kajian keagamaan kepada masyarakat, serta memberikan bantuan berupa 10 kardus air mineral dan 25kg beras ketika ada kabar duka dari salah satu warga kita," ungkap Pembina Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Banyuwangi.

 

 

"Semoga dengan ikhtiar ini gotong-royong kita semua memberikan manfaat kepada masyarakat. Dan seluruh stakeholder Ranting NU Beran terus bersemangat dalam melayani umat," pungkasnya.

 

Sementara pelaksanaan penyemprotan yang dilaksanakan oleh pengurus NU Ranting Singonegaran berada di dua masjid, enam mushala, dan puluhan kediaman warga NU ranting setempat. Minggu depan akan dijadwalkan di Ranting NU Kebalenan dan ranting NU lainnya.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim