Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Upaya Pesantren di Surabaya Kuatkan Kemandirian melalui Komite Kewirausahaan

Upaya Pesantren di Surabaya Kuatkan Kemandirian melalui Komite Kewirausahaan
Prosesi peluncuran Komite Kewirausahaan Nurul Huda, Sabtu (23/01/2021). (Foto: NOJ/ Hisam Malik).
Prosesi peluncuran Komite Kewirausahaan Nurul Huda, Sabtu (23/01/2021). (Foto: NOJ/ Hisam Malik).

Surabaya, NU Online Jatim

Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Nurul Huda Surabaya nampaknya tak henti-hentinya berupaya memperbaiki kualitas dan kuantitas program untuk menjadi lebih bermanfaat di tengah-tengah masyarakat.

 

Hal tersebut terlihat dengan diresmikannya Komite Kewirausahaan Nurul Huda (KUN), Sabtu (23/01/2021) sebagai salah satu upaya meningkatkan kemandirian dan jiwa kewirausahaan di lingkungan YPP Nurul Huda Surabaya.

 

KH Abdurrahman Navis Pengasuh YPP Nurul Huda Surabaya menjelaskan, dengan diresmikannya KUN ini sebagai salah satu wujud untuk menambah daya kemandirian pesantren yang bisa bermanfaat di tengah-tengah umat.

 

“KUN ini nantinya akan berkolaborasi dengan para guru, alumni, wali murid serta masyarakat untuk membangun kemandirian dan kesajehtraan ekonomi,” jelasnya.

 

Dikatakan juga KUN terdiri dari unsur guru serta alumni yang turut andil untuk membuat gerakan- gerakan dalam kemandirian pesantren.

 

“Dengan adanya gerakan memandirikan pesantren nanti bakal ada pelatihan-pelatihan yang menunjang seperti pelatihan bagaimana manajemen dalam usaha dan lain sebagainya,” ucapnya.

 

Diharapkan dengan adanya KUN ini bisa menjadi laboratorium bisnis pesantren yang bisa dirasakan dari berbagai kalangan.

 

“Selain bermanfaat di tengah-tengan masyarakat, harapannya juga nanti para santri bisa juga belajar berwirausaha yang diharapkan semoga bisa bermanfaat ketika setelah dari pesantren bisa di terapkan untuk tambahan bekal hidup untuk kemandiriannya,” harapnya

 

Kiai pencetus Aswaja Nahdlatul Ulama (NU) Center PWNU Jawa Timur ini memotivasi para pengurus yang baru dikukuhkan dengan perkataan kerjakan apa yang ada dan jangan puas dengan apa yang ada.

 

“Saya harapkan KUN terus berjuang. Mulai terlebih dahulu, tapi jangang puas dengan itu mohon barokahnya agar Nurul Huda tetap bisa jaya,” pungkasnya.

 

Di sisi lain, Gus Ahmad Syauqi menjelaskan, dengan restu pengasuh dan niat yang ada nanti bakal digerakkan oleh Allah SWT melalui KUN ini.

 

“Semoga nantinya bisa mengedukasi seputar kewirausahaan khususnya kepada keluarga besar di lingkungan YPP Nurul Huda Surabaya dari guru, alumni terutamanya adik-adik santri sehingga ketika telah keluar dari pesantren mempunyai semangat untuk mandiri melalui berwirausaha,” jelasnya.

 

 

Gus Syauqi sapaan akrabnya menambahkan, dengan adanya gerakan kewirausahaan ini harapannya bisa berdampak kepada kedaulatan ekonomi pesantren.

 

“Gerakan ini menjadi salah satu ikhtiar roda perekonomian di YPP Nurul Huda Surabaya dengan tagline Belanja Kebutuhan, Berpahala Kemudian,” tambahnya.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim