Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Usaha Konveksi Pesantren Ini Sukses Berdayakan Alumni

Usaha Konveksi Pesantren Ini Sukses Berdayakan Alumni
Konveksi. (Foto: NOJ/bc)
Konveksi. (Foto: NOJ/bc)

Bangkalan, NU Online Jatim

Koperasi Pondok Pesnatren (Kopontren) Nurul Kholil memiliki salah satu bidang usaha yang cukup pesat yaitu konveksi. Konveksi ini sudah dibuka sejak tiga tahun yang lalu. Hingga saat ini, usaha tersebut melayani berbagai kebutuhan pakaian sehari-hari dan seragam untuk santri.

 

Di saat-saat tertentu pesanan konveksi yang membludak membuat kewalahan hingga seringkali kekurangan tenaga untuk mengerjakan. Untuk mengatasi hal tersebut, Abdul Kholik Sekretaris Kopontren Nurul Kholil bekerja sama dengan para alumni yang sudah memiliki konveksi sendiri.

 

“Untuk mengatasi banyaknya pesanan, kami biasanya meminta bantuan alumni yang sudah mampu berwirausaha sendiri di bidang konveksi. Mereka pun dengan senang hati membantu sehingga berbagi rezeki,” katanya, Selasa (25/05/2021).

 

Menurut Kholik, para alumni tersebut sudah mampu membuka jasa jahit di rumahnya masing-masing dan hasilnya mampu mendukung perekonomian mereka.

 

“Jadi, pesantren di sini terbukti tidak hanya menjadi tempat untuk menuntut ilmu keagamaan. Pesantren juga menjadi tempat untuk menggembleng para santri untuk menjadi pribadi mandiri, tangguh dan kreatif,” terangnya.

 

Dengan berwirausaha, santri dituntut untuk menjadi kreatif, inovatif, dan pantan menyerah. Kopontren juga menjadi salah satu solusi bagi permasalahan ketenagakerjaan di wilayah Madura.

 

“Tidak meratanya lapangan kerja bagi angakatan kerja usia produktif dapat diatasi dengan membiasakan sedini mungkin orang muda di Madura untuk menciptakan lapangan kerja bagi diri mereka sendiri, salah satunya melalui program Kopontren dengan beragam usahanya,” ujarnya.

 

Dirinya juga terbantu dengan program One Pesantren One Produk (OPOP) yang digagas Gubernur Jatim. Karena itu berharap terus mendampingi santri untuk mengantarkan menjadi wirausahawan andal dan produktif.

 

“Dengan begitu generasi kita tidak hanya kompeten dalam hal religi, namun juga menjadi pribadi yang mandiri baik secara sosal maupun ekonomi,” pungkasnya.

Bank Jatim (31/7)