Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Wakil Ketua NU Sumenep, Raih Wisudawan Terbaik di IAIN Madura

Wakil Ketua NU Sumenep, Raih Wisudawan Terbaik di IAIN Madura
Rektor IAIN Madura (kiri) kepada Moh Halili (kanan). (Foto: NOJ/Firdausi)
Rektor IAIN Madura (kiri) kepada Moh Halili (kanan). (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Pada hari Rabu (07/04/2021), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menggelar sidang senat terbuka, wisuda sarjana ke-30 dan magister ke-10, tahun akademik 2020-2021 di auditorium setempat. Total mahasiswa yang mengikuti prosesi wisuda sebanyak 438 orang yang mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker dan tempat duduk yang berjarak.

Saat Surat Keputusan dibacakan, Moh Halili selaku mahasiswa Pascasarjana Program Studi Ahwal Al-Syakhsiyah atau Hukum Keluarga, terpilih sebagai mahasiswa terbaik dengan nilai IPK 3.73 dari 30 mahasiswa.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep itu tidak menyangka dirinya akan terpilih sebagai mahasiswa terbaik, padahal menurutnya ada orang yang
lebih pantas darinya.

"Alhamdulillah, puji syukur dan kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada orang-orang terdekat kami yang selalu mendukung dan membimbing kami setiap saat," kata alumni Institut
Agama Islam Nurul Jadid (IAINJ) Paiton Probolinggo saat diwawancara oleh reporter NU Online Jatim di kediamannya, Kamis (08/04/2021).

Alumni Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam Karangcempaka Bluto, Sumenep tersebut mengutarakan bahwa tidak ada satu pun dari teman seangkatan untuk saling unggul, malahan saling mendukung agar sama sama wisuda atau lulus.

"Tidak ada persaingan, karena prinsip kami bersama adalah maju bersama," ungkap alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Huda Banbaru Kepulauan Giliraja itu.

Mantan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto itu akan mengamalkan ilmu yang ia peroleh dari bangku perkuliahan dan mentransfer pengalamannya kepada adik-adiknya, terutama di kalangan NU.

Pria yang saat ini berprofesi sebagai praktisi penyuluh agama menjadi lebih termotivasi untuk mengembangkan ilmunya dan membuat model-model pembelajaran yang praktis dan mudah dipahami.

"Beberapa waktu lalu kami membuat aplikasi pembayaran zakat niaga. Inilah wujud pengamalan ilmu yang kami peroleh di kampus. Semoga aplikasi ini bisa bermanfaat buat umat," pungkasnya.

Editor: Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim