Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Wakil Rakyat Dukung Perpanjangan PPKM Mikro oleh Pemprov Jatim

Wakil Rakyat Dukung Perpanjangan PPKM Mikro oleh Pemprov Jatim
Pemantauan pemberlakuan PPKM mikro di Jatim. (Foto: NOJ/PJt)
Pemantauan pemberlakuan PPKM mikro di Jatim. (Foto: NOJ/PJt)

Surabaya, NU Online Jatim

Kebijakan pemberlakuan perpanjangan bagi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan memperpanjang waktu  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM mikro hingga 8 Maret mendatang disambut pro kontra.

 

Dan salah seorang anggota dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Komisi A DPRD Jawa Timur, Ubaidillah justru mendukung kebijakan tersebut.

 

Ia mengungkapkan, disadari atau tidak Covid-19 banyak merugikan banyak sektor, khususnya kesehatan dan perekonomian. Perpanjangan PPKM mikro ini sangat penting dilakukan karena menurutnya, ini adalah bentuk dari ikhtiyar pemerintah dalam mengatasi pandemi ini.

 

Ia melanjutkan, usaha harus terus dilakukan pemerintah, didukung perilaku masyarakat yang patuh terhadap kebijakan ini, semua sektor juga harus mendukungnya. Semuanya harus patuh terhadap program pemerintah agar pandemi ini segera teratasi dengan baik.

 

“Saya sebagai komisi A DPRD Jatim, sangat mendukung program ini, disadari atau tidak pandemi ini memang benar-benar ada,” Kata Ubaidillah, Ahad (21/02/2021).

 

Terkait perekonomian, pria asal Situbondo ini mengungkapkan, segala upaya yang dilakukan pemerintah pusat terkait penanganan pandemi mulai dari PSBB hingga kebijakan PPKM mikro, sejatinya untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Artinya, jika masyarakat sehat dan bebas dari pandemi, pemulihan ekonomi akan segera teratasi.

 

“Ini kan juga menjadi konsen pemerintah bahwa pemulihan ekonomi ini sejalan dengan akan dilakukannya vaksin yang berkelanjutan. Harapan kami pemerintah Jatim juga melakukan hal yang sama, walaupun hari ini gubernur mulai merencanakan refokusing menguatkan perekonomian Jawa Timur,” katanya.

 

Selain itu, ia juga mengapresiasi kinerja Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi pandemi ini, ini dibuktikan dengan adanya tren kasus baru Covid-19 yang lambat laun sudah mulai melandai.

 

Namun, ia melanjutkan, capaian itu jangan sampai membuat Pemprov Jatim mengurangi kerja maksimalnya memberantas virus asal Wuhan Tiongkok ini. Bagaimanapun juga pandemi masih belum berakhir.

 

“Harapan kami lebih bekerja keras lagi dan melihat betul-betul daerah-daerah di kabupaten/kota. Bahwa kinerja Pemprov yang hari ini sudah baik saya harapkan lebih maksimal lagi,” harap pria yang akrab disapa Gus Ubaid ini.

 

PWNU Jatim Harlah