Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Wakili Indonesia di Forum Internasional, Dosen Unusa Jadi Pembicara ISA

Wakili Indonesia di Forum Internasional, Dosen Unusa Jadi Pembicara ISA
Wardah Alkatiri menjadi pembicara di forum International Sociological Association (ISA) yang digelar di Porto Alegre, Brazil. (foto: NOJ/humas)
Wardah Alkatiri menjadi pembicara di forum International Sociological Association (ISA) yang digelar di Porto Alegre, Brazil. (foto: NOJ/humas)

Surabaya, NU Online Jatim

Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Ir Wardah Alkatiri menjadi pembicara di forum International Sociological Association (ISA) yang digelar di Porto Alegre, Brazil, 23-28 Februari 2021.

 

Wardah menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia dalam acara yang diikuti 125 negara tersebut. Karena peserta yang lolos dari Indonesia berjumlah 2 orang, yakni Dosen Unusa dan Dosen Universitas Indonesia (UI). 

 

Forum ISA membahas tentang peran sosiologi yang semakin dibutuhkan di dunia. Serta dihadapkan pada beragam masalah yang mendesak seperti pandemi Covid-19, bencana alam, kerusakan lingkungan, kesenjangan sosial, dan berbagai masalah yang menjadi isu Internasional.

 

Wardah mengatakan, tulisannya yang dipaparkan dalam forum tersebut membahas tentang Food in the Anthropocene, secara detail dirinya meninjau problematika pangan di era krisis Anthropocene, yaitu era dimana alam sudah betul-betul berubah akibat aktivitas manusia. 

 

"Melalui tulisan itu, banyak negara yang mendukung dan menjadikan bahasan secara serius di negara mereka," kata Wardah, Kamis (04/03/2021).

 

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pengembangan Masyarakat dan Peradaban Islam (PPMPI) Unusa tersebut mengungkapkan, di forum ISA dirinya menceritakan berbagai macam permasalahan internasional.

 

"Alhamdulillah, tulisan saya menjadi pembahasan dan lolos seleksi. Ke depan akan dijadikan bab dalam buku yang diterbitkan ISA SAGE publication. Semoga saya sanggup menyelesaikan permintaan panitia untuk menambah bahan diskusi dalam tulisan tersebut sebelum deadline tanggal 1 April," ungkapnya.

 

Editor: Risma Savhira

PWNU Jatim