Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Warga Sidoarjo Sampaikan Sejumlah Keluhan Saat Reses Anggota DPRD Jatim

Warga Sidoarjo Sampaikan Sejumlah Keluhan Saat Reses Anggota DPRD Jatim
Achmad Amir Aslichin, Anggota Komisi B DPRD Jatim. (Foto: NOJ/jp)
Achmad Amir Aslichin, Anggota Komisi B DPRD Jatim. (Foto: NOJ/jp)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Reses periode pertama di tahun 2021 dilaksanakan anggota DPRD Jawa Timur, Achmad Amir Aslichin. Kegiatan ini digelar Senin, (01/03/2021) di Perumahan Magersari Permai Blok A-5 Sidoarjo. Pria yang akrab disapa Gus Iin ini menerima banyak laporan dari masyarakat terkait infrastruktur di sejumlah daerah di Sidoarjo.

 

“Masyarakat banyak mengeluh tentang infrastruktur jalan yang rusak berat, sehingga sulit dilalui, terutama saat hujan deras yang menimbulkan genangan air hingga setinggi lutut orang dewasa,” katanya.

 

Masyarakat juga mengeluh terkait sistem pembelajaran daring yang hingga saat ini belum selesai.

 

“Banyak orangtua yang mengeluh karena anak-anaknya belajar secara daring. Rata-rata mereka tidak mampu membantu anak-anaknya dalam belajar,” ujarnya.

 

Selain itu, masyarakat juga menginginkan adanya akses Usaha Kecil Menengah (UKM) dibuka seluas-luasnya.

 

“Ada juga yang menanyakan perihal kegiatan UKM yang ingin berjualan namun akses jalan ditutup. Dan juga sekarang dinas koperasi tidak memberikan pelatihan peningkatan kualitas UKM,” ungkapnya.

 

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi B DPRD Jawa Timur ini memberikan pemahaman kepada masyarakat.

 

“Saya akan menyampaikan keluhan terkait kerusakan jalan. Karena fasilitas jalan adalah wewenang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ucapnya.

 

Politisi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini menambahkan, dirinya akan menyampaikan sejumlah keluhan masyarakat ke masing-masing komisi yang membidangi permasalahan tersebut, termasuk terkait proses belajar mengajar secara daring.

 

“Semua tidak tahu kapan pandemi ini berakhir. Kebijakan pemerintah terkait belajar secara daring merupakan upaya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warganya. Oleh karena itu, agarpandemi ini segera berakhir, masyarakat diimbau agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Sehingga belajar mengajar secara tatap muka bisa segera dilaksanakan," pungkasnya.


F1 Promosi Iklan