Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Cara Alumni Pesantren agar Tetap Mendapatkan Keberkahan dari Masyayikh

Surabaya, NU Online Jatim

Banyak cara yang dilakukan seorang santri untuk mendapatkan keberkahan para guru. Baik yang sedang mukim bertempat tinggal di pesantren ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikan dari lembaga pesantrennya.

 

Hal ini yang dilakukan oleh santri asal surabaya salah satunya dengan mengikuti arahan dan kegiatan-kegiatan yang telah di programkan oleh pengasuh maupun dari pesantren tersebut.

 

“Seperti mengikuti pembacaan shalawat simtud duror dan rotibul haddad yang digelar setiap kamis malam jum’at manis di pesantren. Menjadi salah satu agenda para alumni santri Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qur’an untuk saling bertemu melepas rindu dan mengenang semasa menjadi santri,” Ucap Lutfi Ansori alumni PonPes Nurul Qur’an Kraksaan Probolinggo Jatim.

 

Pria yang juga menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tandes Surabaya menambahkan dengan menghadiri agenda kegiatan pesantren yang berjudul “Temu Kangen Alumni Nurul Qur’an” yang di gelar secara rutin satu bulan sekali kita para alumni bisa bertemu dengan para guru yang telah mendidik dari semasa menjadi santri hingga sampai saat ini.

 

“Tentu keberkahan dari para masyayikh yang kami harapkan untuk mengarungi kehidupan agar menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat,” jelasnya kepada NU Online Jatim (06/06).

 

Selain kegiatan malam jumat manis yang dilakukan secara langsung di pesantren agar hubungan alumni semakin erat pada setiap minggunya juga ada khotmil Qur’an yang di gelar secara online malalui grub Whatshap.

 

“Khotmil Qur’an yang dikoordinir oleh setiap koordinasi daerah (Korda) ini semoga bisa mempererat hubungan alumni pondok pesantren Nurul Qur’an mulai dari bali sampai dengan madura,” pungkasnya.

 

(Hisam Malik)

F1 Promosi Iklan