Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Sempol Bang Ewok Makanan Ringan Cocok Dampingi Menu Buka Puasa

Surabaya, NU Online Jatim

Meskipun memasuki penghujung bulan suci Ramadhan makanan ringan Sempol Bang Ewok menjadi salah satu incaran warga di Surabaya ketika waktu berbuka hampir tiba.

 

Pada daerah tertentu mungkin juga akan dijumpai sempol makanan yang berbahan dasar tepung ini. Namun, Racikan dari berbagai daerah satu sama lain pasti kebanyakan akan berbeda sehingga rasanya pun juga tidak sama.

 

Tepatnya di daerah Surabaya misalnya terdapat makanan ringan yang diberi nama sempol bang ewok yang sudah dikenal dengan khasnya oleh masyarakat sehingga hari demi hari langganan semakin bertambah.

 

Sempol pada umumnya makanan berbahan dasar tepung makanan yang dicampur dengan telur dan berbagai bahan kelengkapan bahan-bahan masak lainnya di aduk hingga rata dan di rebus sehingga bisa siap disajikan sebagai makanan masak.

 

Bedanya dengan yang serupa di tempat lain, Sempol bang ewok disajikan dengan tepung dengan kualitas baik dengan dilakukan setiap hari demikian dan dicampur dengan berbagai bahan khas sehingga memiliki tiga rasa sempol berbeda-beda yang dikenal pembeli seperti rasa sosis, telur puyuh dan rasa ayam pedas.

 

“Alhamdulillah yang awal perharinya 200 tusuk sampai 300 tusuk dengan berjalannya waktu sampai saat ini perharinya bisa menyediakan sampai 1500 tusuk perhari,” kata Aisyah Al-khodijah owner sempol bang ewok kepada NU Online Jatim (10/05)

 

Ia menjelaskan yang awalnya buka jualan sempol di warung kopi hingga ke kampung-kampung sampai ketika kuliah membawa dagangan 50-70 tusuk dan sampai saat ini memiliki lapak sendiri yang berjumlah dua tempat.

 

“Banyak pengalaman yang diperoleh baik dari cara mempertahankan kualitas rasa, melatih kepercayaan diri yang disesuaikan dengan lingkungan sekitar dan alhamdulillah pada bulan Ramadhan ini banyak langganan baru terutama ketika menjelang buka puasa dan setelah tarawih,” jelas mahasiswa jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis lslam (FEBI) di Universitas lslam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya

 

“Sampai menjelang hari raya mau buka hari terakhir buka sore yang biasanya habis hampir jam 10 an malam, Ketika pertama buka waktu sore sudah banyak yang pesan sehingga sudah habis tidak terlalu malam, Semoga berkah bagi saya keluarga dan masyarakat umum” pungkasnya.

 

Penulis: Hisam Malik  

F1 Promosi Iklan