NU Mojokerto Segera Gulirkan Kartanu dan Fasilitas Kesehatan

  • 10 Feb 2020
NU Mojokerto Segera Gulirkan Kartanu dan Fasilitas Kesehatan
Rapat pendirian Faskes dan pengadaan Kartanu oleh PCNU Kabupaten Mojokerto. (Foto: NOJ/Rofi)

Mojokerto, NU Online Jatim
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama(PCNU) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur menggelar rapat koordinasi rencana pendirian fasilitas kesehatan atau faskes dan kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu). Kegiatan melibatkan seluruh badan otonom dan dipusatkan di kantor setempat, Senin (10/2).

 

“Kartanu merupakan kartu identitas yang dimiliki oleh warga Nahdlatul Ulama sendiri,” kata Gus Taufik selaku Sekretaris PCNU Kabupaten Mojokerto. Karenanya, setiap warga NU wajib menyukseskan program tersebut, lanjutnya.

 

Dalam pandangannya, keberadaan Kartanu sesuai dengan instruksi Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bahwa semua Banom harus segera mendata serta membuat Kartanu. Hal itu berlaku mulai dari pengurus ranting hingga pengurus cabang yang ada di Jawa Timur. 

 

“Sesuai dengan instruksi PWNU Jatim kepada seluruh PCNU se-Jawa Timur yang jumlahnya ada 45 agar segera mengadakan database melalui Kartanu,” kata KH Abdl Adhim Alwi.

 

Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto tersebut menyampaikan agar rencana ini dapat didukung seluruh komponen yang ada.

 

“Maka dengan ini perlu banyak dukungan dari Banom NU yang ada di Mojokerto untuk menyukseskan pembentukan Kartanu ini. Kami tidak bisa melaksakan program dari PWNU Jatim ini sendirian tanpa dukungan dari seluruh Banom se-Mojokerto,” tuturnya. 

 

Rapat dihadiri undangan serta jajaran Ketua Banom NU. Ada dari Ansor, IPNU dan IPPNU, Fatayat NU, Kopri, hingga Pergunu.

 

Kontributor: Rofi
Editor: Syaifullah