• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Pantura

PC GP Ansor Tuban Dilantik, Usung Misi Kemandirian Organisasi

PC GP Ansor Tuban Dilantik, Usung Misi Kemandirian Organisasi
Prosesi pelantikan PC GP Ansor Tuban, Kamis (05/11/2020). (Foto: NOJ/ Istimewa).
Prosesi pelantikan PC GP Ansor Tuban, Kamis (05/11/2020). (Foto: NOJ/ Istimewa).

Tuban, NU Online Jatim

Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tuban masa khidmat 2020-2024 resmi dilantik oleh Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Kamis (05/11/2020). Pelantikan yang dihadiri Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas ini dilaksanakan di Pendapa Krida Manunggal Kabupaten Tuban.

 

Adapun prosesi pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah janji oleh Wakil Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Abid Umar Faruq. Momentum untuk melanjutkan estafet kepemimpinan PC GP Ansor Tuban itu juga dihadiri Bupati Tuban Fathul Huda dan Wakil Bupati Noor Nahar Hussein.

 

Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Antara lain Ketua PCNU Tuban KH Mustain Syukur beserta jajaran pengurus dan Badan Otonom (Banom) PCNU Tuban, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur Syafiq Syauqi, serta sejumlah pejabat dan tokoh politik yang ada di Bumi Wali.

 

Ketua PC GP Ansor Tuban terpilih, Ahmad Ja’far Ali menyatakan, sejalan dengan tema pelantikan yakni ‘Sinergitas Gerakan Kader Menuju Ansor Tuban Mandiri’, maka tagline Ansor Tuban saat ini adalah Spirit Ansor Tuban Mandiri.

 

Dengan semangat kemandirian tersebut, Gus Afa, sapaan akrabnya menegaskan, gerakan Ansor ke depan akan mengutamakan kemandirian dalam menjalankan organisasi.

 

Diantara instrumen yang disiapkan adalah menggali potensi kader untuk memaksimalkan setiap peluang yang ada. Sehingga, melahirkan kader-kader yang sukses dan mandiri secara ekonomi. “Selain tugas utama kita dalam menjaga ulama dan NKRI, kader-kader Ansor juga harus mandiri. Inilah yang menjadi semangat GP Ansor Tuban ke depan, sehingga organisasi ini bisa berkembang dengan baik,’’ tegasnya.

 

Gus Afa juga mengungkapkan, pihaknya akan terus berkomitmen dalam mewujudkan Kabupaten Tuban yang religi dalam setiap langkah dan gerakan Ansor ke depan. Menurutnya, selama dua periode kepemimpinan Bupati Fathul Huda telah tertancap fondasi religi yang sangat kuat di Bumi Wali. Karena itu, tugas Ansor adalah menjaga Kabupaten Tuban tetap religi.

 

“Ini (dalam menanamkan fondasi religi, Red) adalah investasi jangka panjang dalam membentuk akhlakul karimah bagi generasi yang akan datang. Karena itu, investasi religi di Bumi Wali ini akan terus kita jaga,’’ tegasnya.

 

Di antara investasi religi yang ditanamkan Bupati Fathul Huda bersama Wakil Bupati Noor Nahar Hussein selama dua periode memimpin Tuban ini adalah menanamkan pendidikan karakter sejak dini melalui gerakan mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Ditegaskan Gus Afa, sudah tidak terhitung berapa banyak TPQ di Tuban yang dibangun dan ditingkatkan kelayakannya melalui dana hibah pemerintah daerah.

 

“Ini (pembangunan TPQ, Red) adalah satu di antara investasi jangka panjang yang harus kita jaga bersama. Dan Ansor akan berkomitmen menjaga Tuban tetap religi,’’ tegasnya.

 

Menurut Gus Afa, sebagai ruang kaderisasi terakhir sebelum menjadi pengurus NU, maka tugas GP Ansor adalah membentuk kader-kader yang memiliki karakter as shidqu (jujur), al amanah (dapat dipercaya), al adlu wal wafa bil ahdi (adil dan taat azaz), at at’awun (setia kawan), dan istiqomah (konsisten). “Lima karakter tersebut adalah modal utama dalam menjalankan organisasi,’’ tandasnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, gerakan pemuda Ansor tidak hanya menekankan aktivitas keagamaan. Namun, juga harus mengedepankan kegiatan kemasyarakatan.

 

“Kegiatan keagamaan itu juga penting. Tetapi, kader Ansor juga harus mampu menjadi solusi dalam menyelsaikan setiap persoalan yang ada di masyarakat. Inilah pentingnya kegiatan yang bersifat kemasyarakatan,’’ tegasnya.

 

Gus Yaqut juga memberikan apresiasi atas tagline Ansor Tuban: Spirit Ansor Mandir. Disampaikan Gus Yaqut, memang sudah saatnya kader-kader Ansor mandiri, sehingga tidak bergantung dengan orang lain dalam menjalankan organiasi.

 

 



 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban Fathul Huda menyampaikan, untuk menuju ke arah mandiri, kader-kader Ansor harus memiliki keberanian. “Salah satu modal untuk menjadi mandiri adalah memiliki keberanian. Berani mengambil setiap kesempatan yang ada,’’ tegasnya.

 

Keberanian tersebut, lanjut bupati, harus selalu diasah dan gali. “Untuk mampu menangkap setiap peluang yang ada itu harus memiliki filing, dan filing ini harus terus diasah agar timbul sebuah keberanian (dalam menangkap setiap peluang yang ada, Red),’’ tandasnya.

 

Untuk meminimalisir penularan Covid-19, seluruh prosesi pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Mulai dari mewajibkan seluruh peserta dan tamu undangan menggunakan masker, menjaga jarak, pengecekan suhu badan, hingga model absensi yang menggunakan sistem barcode.

 

Editor: Romza


Editor:

Pantura Terbaru