• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Pendidikan

Lulus 100 Persen First Taker, FK Unisma Makin Dipercaya Publik

Lulus 100 Persen First Taker, FK Unisma Makin Dipercaya Publik
Kampus Universitas Islam Malang. (Foto: NOJ/humas)
Kampus Universitas Islam Malang. (Foto: NOJ/humas)

Malang, NU Online Jatim

Untuk kedua kalinya di tahun 2020 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang (Unisma) meraih first taker dengan kelulusan 100 persen. Informasi itu diterima Unisma dalam Forum Dekan Nasional seluruh Indonesia, beberapa hari yang lalu. Dalam forum tersebut disampaikan hasil tes Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) yang dilaksanakan empat kali dalam setahun empat.

 

"Di tahun 2020 ini, FK Unisma mengikuti dua kali UKMPPD yakni periode Februari dan Agustus. Hasilnya sangat membanggakan. Dua-duanya lulus 100 persen," kata Rahma Triliana M. Kes, Dekan FK Unisma, Senin (28/12/2020).

 

Dirinya menambahkan, bahwa first taker 100 persen menjadi bukti bahwa proses pendidikan FK Unisma semakin bagus dan terarah. Sebelumnya FK Unisma mencapai angka kelulusan 87 persen. 

 

“Ini berkah bagi kita. Tahun ini kita tidak punya beban retaker untuk mengulang ujian kompetensi. Meskipun ada bisa dihitung dengan satu tangan saja,” ungkapnya.

 

Ia menuturkan, jumlah first taker dan retaker menjadi penentu kualitas suatu fakultas. Semakin banyak retaker, berarti kualitas proses pembelajaran masih kurang. Sehingga UKMPPD atau ujian kelulusan first taker menjadi salah satu indikator keberhasilan sebuah institusi.

 

“Penilaian institusi dinilai dari akreditasi, UKMPPD atau first taker dan rasio dosen,” paparnya. 

 

Dengan prestasi FK Unisma, Prof Maskuri, Rektor Unisma semakin tidak segan untuk terus melakukan terobosan dan gebrakan-gebrakan baru guna peningkatan mutu pendidikan.  Menurutnya, performa Unisma dari segi penampilan fisik sudah meyakinkan. Oleh karenanya penampilan yang bagus itu perlu diimbangi dengan mutu yang juga bagus. Baik sarana prasarana, SDM dosen dan manajemen. Termasuk dari sisi konsep Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.

 

"FK Unisma punya cara tersendiri untuk model pendidikannya. Tidak sama dengan yang lain. Program kedokteran di Unisma mengkolaborasikan antara intelektualitas, rasionalitas, keterampilan dan spiritualitas yang tinggi," terangnya.

 

Oleh karena itu, ke depan peningkatan mutu akan menjadi prioritas utama, sehingga akan melahirkan lulusan yang berakhlak dan berkompetensi tinggi.

 

“Ke depan peningkatan mutu akan terus menjadi target utama kami. Sehingga lulusan FK Unisma menjadi dokter-dokter muslim yang berkualitas dengan etika yang bagus,” pungkasnya.

 

 

Editor: Risma Savhira


Pendidikan Terbaru