• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Keislaman

Belum Haji tapi Dipanggil ‘Pak Haji’ atau ‘Bu Hajah’

Belum Haji tapi Dipanggil ‘Pak Haji’ atau ‘Bu Hajah’
Pak Jaki dan Bu Haji sesungguhnya. (Foto: NOJ/BKa)
Pak Jaki dan Bu Haji sesungguhnya. (Foto: NOJ/BKa)

Panggilan ‘pak haji’, ‘bu haji’, atau ‘bu hajah’ biasanya kita dengar dari mulut pedagang di pasar untuk memanggil konsumen yang mengenakan peci putih atau kerudung sebagai bentuk penghormatan.

 

Masalah ini pernah diangkat oleh Syekh Ali Syibramalisi dalam hasyiyahnya. Jika panggilan penghormatan ‘haji’ atau ‘hajah’ dalam arti ibadah haji disematkan kepada orang yang memang sudah melaksanakan ibadah haji, tentu hal itu tidak masalah. Tetapi jika panggilan penghormatan itu diberikan kepada orang yang belum berhaji, tentu hal ini bermasalah.

 

Menurut Syekh Ali Syibramalisi, panggilan penghormatan ‘haji’ atau ‘hajah’ dalam arti ibadah haji terhadap orang yang jelas-jelas belum melaksanakan ibadah haji diharamkan karena itu merupakan panggilan dusta. Tetapi kalau ‘haji’ atau ‘hajah’ diartikan secara harfiah, yaitu orang yang menuju sebuah tujuan, hal itu tidak diharamkan karena bukan sebuah kedustaan.

 

نَعَمْ إنْ أَرَادَ بِيَا حَاجُّ الْمَعْنَى اللُّغَوِيَّ وَقَصَدَ بِهِ مَعْنًى صَحِيحًا ، كَأَنْ أَرَادَ بِيَا حَاجُّ يَا قَاصِدَ التَّوَجُّهِ إلَى كَذَا كَالْجَمَاعَةِ أَوْ غَيْرِهَا فَلَا حُرْمَةَ

 

Artinya: Tetapi jika panggilan ‘pak haji’ dimaksudkan maknanya secara harfiah, (bukan secara istilah) dan diniatkan dengan pengertian harfiah yang benar,–seperti panggilan ‘pak haji’ dimaksudkan ‘pak yang hendak menuju shalat berjamaah atau lainnya’–maka tidak haram. (Syekh Ali Syibramlisi, Hasyiyah Ali Syibramalisi ala Nihayatil Muhtaj, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 2003 M/1424 H], juz III, halaman 242).

 

Adapun kasus pedagang di pasar yang belum mengetahui persis pelanggannya sudah melaksanakan ibadah haji atau belum dan sudah terbiasa memanggil mereka ‘pak haji’ asal berpeci putih atau ‘bu hajah’ asal berkerudung sebaiknya meniatkan kata ‘haji’ atau ‘hajah’ secara harfiah, bukan secara istilah.

 


Editor:

Keislaman Terbaru