• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Keislaman

Berikut Niat Puasa Tarwiyah, 8 Dzulhijjah

Berikut Niat Puasa Tarwiyah, 8 Dzulhijjah
Puasa tanggal 8 Dzulhijjah atau Tarwiyah sangat dianjurkan. (Foto: NOJ/GFy)
Puasa tanggal 8 Dzulhijjah atau Tarwiyah sangat dianjurkan. (Foto: NOJ/GFy)

Hal yang sangat sayang untuk dilewati selama bulan Dzulhijjah adalah salah satunya puasa pada hari ke 8. Dalam literatur fiqih, disebut dengan Puasa Tarwiyah.

 

Orang yang ingin berpuasa sunnah Tarwiyah dianjurkan untuk melafalkan niat pada malam hari. Sebelum beduk Subuh, dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Tarwiyah berikut ini:

 

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ لِلهِ تَعَالَى

 

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati yaumit tarwiyah lillâhi ta‘ālā.

 

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Tarwiyah esok hari karena Allah SWT.  

 

 

Ulama dari Mazhab Syafii menganjurkan puasa delapan hari pertama bulan Dzulhijjah di samping anjuran puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah. Mereka juga menganjurkan puasa Tarwiyah secara khusus.

 

ويسن صوم الثمانية الأيام قبله وهو المراد بقوله وعشر ذي الحجة لكن الثامن مطلوب احتياطا ليوم عرفة ولدخوله في الثمانية

 

Artinya: Puasa selama 8 hari sebelum hari Arafah dianjurkan. Ini yang dimaksud dengan perkataan matan, ’10 Dzulhijjah’. Tetapi puasa pada 8 Dzulhijjah dianjurkan sebagai bentuk ihtiyath terhadap hari Arafah dan juga termasuk 8 hari pertama Dzulhijjah. (lihat Syekh Said Muhammad Ba’asyin, Busyral Karim, [Beirut: Darul Fikr, 2012 M/1433-1434 H], juz II, halaman 488).

 

 

Syekh M Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain, ([Bandung, Al-Maarif: tanpa tahun], halaman 197) mengatakan: (Kedelapan) puasa delapan hari sebelum hari Arafah (dianjurkan) bagi mereka yang sedang melaksanakan ibadah haji maupun mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji.


Editor:

Keislaman Terbaru