• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 24 Juni 2024

Metropolis

Banjir Belum Surut, LAZISNU di Gresik Distribusikan Bantuan untuk Warga

Banjir Belum Surut, LAZISNU di Gresik Distribusikan Bantuan untuk Warga
Penyerahan bantuan dari MWCNU Dukun untuk korban banjir di Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Senin (20/12/2020). (Foto: NOJ/ M Syafik Hoo).
Penyerahan bantuan dari MWCNU Dukun untuk korban banjir di Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Senin (20/12/2020). (Foto: NOJ/ M Syafik Hoo).

Gresik, NU Online Jatim

Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik mendistribusikan bantuan logistik ke Posko NU Peduli di Jln Raya Cerme Kidul Kecamatan Cerme, (21/12/2020). Pendistribusian bantuan ini dalam rangka membantu meringankan beban warga terdampak banjir di daerah Kecamatan Cerme.

 

Ketua LAZISNU MWCNU Dukun Masbukhin mengatakan, penggalangan donasi dalam bentuk peduli korban banjir Gresik Selatan adalah tekad kebersamaan dari pengurus MWCNU, Ranting dan lembaga khususnya LAZISNU.

 

"Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik, lancar dan hari ini kita bisa distribusikan ke Posko banjir," katanya.

 

Pria yang akrab dipanggil Bukhin ini menambahkan, dari hasil pengumpulan donasi dibelanjakan beras 5kg sebanyak 100 kantong, mie instan 10 kardus, air mineral dan 9 kardus pakaian layak pakai. "Karena dengan distribusi sembako ini sesuai dengan kebutuhan di lapangan," pungkas Bukhin.

 

Kedatangan rombongan LAZISNU MWCNU Dukun langsung disambut Ketua MWCNU Cerme H Masidi dan Ketua PAC GP Ansor Cerme Didin.

 

Menurut Didin, kondisi banjir di Kecamatan Cerme ini surutnya paling lama dan berbeda dengan banjir di Kecamatan Benjeng dan Balonggpanggang yang airnya cepat surut. "Dan ini menjadi hal yang biasa bagi warga Cerme karena setiap tahun pasti banjir," ungkapnya.

 

 

Ditambahkan Didin, dampak banjir paling merugikan bagi warga adalah tenggelamnya area persawahan dan pertambakan. "Semoga ini cepat bisa ditangani, daerah kami bebas banjir khususnya untuk pemerintahan baru Kabupaten Gresik. Agar bisa menangani kondisi banjir ini dengan cara solusi dan kongkret," jelasnya.

 

Dia berharap, posko peduli banjir yang didirikan bersama MWCNU Cerme bisa memperlancar distribusi bantuan kepada korban yang terdampak banjir. "Alhamdulillah sudah banyak yang peduli donasi banjir. Ya termasuk pagi ini dari LAZISNU MWCNU Dukun," pungkas Didin.

 

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru