• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 3 Februari 2023

Metropolis

PBNU Gelar Pembacaan Shalawat Nariyah demi Keselamatan Bangsa

PBNU Gelar Pembacaan Shalawat Nariyah demi Keselamatan Bangsa
Pembacaan Shalawat Nariyah untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah yang digelar PBNU. (Foto: NOJ/Ist).
Pembacaan Shalawat Nariyah untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah yang digelar PBNU. (Foto: NOJ/Ist).

Gresik, NU Online Jatim

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar pembacaan shalawat nariyah dan doa bersama secara virtual, Jum’at (02/07/2021). Hal ini sebagai ikhtiar bersama dalam rangka untuk keselamatan bangsa dari pandemi Covid-19, mengingat belakangan ini persebarannya kian tinggi.

 

Dengan dipandu oleh Kiai Ali Shobirin, acara diawali dengan washilah yang dilanjutkan pembacaan Shalawat Nariyah oleh Habib Ahmad Edrus Al-Habsyi dari Pasuruan.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan, KH Idris Hamid mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah.

 

“Yakni berdoa dengan ikhlas agar pandemi Covid-19 segera berakhir dari bumi Indonesia,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak, agar Nahdliyin selalu mengamalkan ijazah yang diberikan KH Abdul Wahab Chasbullah, yaitu shalawat burdah.

 

“Shalawat burdah yang diijazahkan Mbah Wahab hendaknya selalu dibaca dan diamalkan,” imbuhnya.

 

Sebelum menyempaikan doa penutup, KH Idris Hamid mengajak seluruh pemirsa untuk menghaturkan fatihah kepada muassis NU, yaitu KH M Hasyim Asy'ari, KH Abdul Wahab Chasbullah dan KH Bisri Syansuri serta muassis dan masyayikh NU yang lainnya.

 

“Semoga doa kita diterima oleh Allah dan keluarga kita dijauhkan dari pandemi Covid-19,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, doa penutup juga disampaikan oleh KH Tanthowi Djauhar Musaddad Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Al-Washilah, Garut dan juga KH Masbuhin Faqih Pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Suci Manyar, Gresik.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru