Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Banjir Kepung Kawasan Sidoarjo, Ratusan Banser Hadir Bantu Warga

Banjir Kepung Kawasan Sidoarjo, Ratusan Banser Hadir Bantu Warga
Banser Sidoarjo turun gunung membantu warga yang tertimpa banjir. (Foto: NOJ/Yuli R)
Banser Sidoarjo turun gunung membantu warga yang tertimpa banjir. (Foto: NOJ/Yuli R)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Banjir parah menimpa Desa Banjarpanji, Banjarasri, dan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Hal ini mengakibatkan beberapa akses jalan desa rusak dan sulit dilalui kendaraan bermotor.

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo telah menerjunkan tim ahli. Tujuannya untuk meneliti penyebab banjir yang sering melanda kawasan tersebut. Yang tidak kalah penting, memberikan bantuan berupa sirtu bagi warga terdampak banjir.

 

Sampai saat ini banjir masih menggenangi beberapa rumah dan jalan penghubung antardesa. Karenanya, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidoarjo menggelar bakti sosial atau baksos. Yang dilakukan dengan mengerahkan ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Kabupaten Sidoarjo.

 

Anggota Banser yang dikerahkan terdiri dari satuan khusus Banser tanggap bencana (Bagana), Banser kesehatan/husada (Basada), dan Banser relawan lalu lintas (Balantas)

 

“Beberapa pekan yang lalu sahabat Ansor dan Banser sudah turun di masyarakat untuk melakukan survei terkait kebutuhan warga terdampak banjir. Alhamdulillah, hari ini dari satuan khusus Bagana, Balantas, dan Basada Kabupaten Sidoarjo menggelar Baksos untuk membantu meringankan beban warga korban banjir,” kata Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, H Rizza Ali Faizin, saat ditemui di lokasi banjir, Sabtu (23/01/2021).

 

Dijelaskannya kepada NU Online Jatim, dari hasil survei di lapangan, yang dibutuhkan warga adalah layanan kesehatan. Selain pengurukan beberapa jalan berlubang menggunakan sirtu dari bantuan pemerintah yang belum sempat terselesaikan oleh warga setempat.

 

“Karena itu, kita juga menggandeng Puskesmas Tanggulangin untuk membantu pelayanan kesehatan kepada warga. Kami membuka pelayanan kesehatan di dua titik yakni di Desa Banjarasri dan Banjarpanji,” ungkap anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo ini.

 

Sementara itu, Kepala Satkorcab (Kasatkorcab) Banser Sidoarjo, Abdul Mukit, mengemukakan bahwa Baksos ini merupakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pada umumnya, dan khususnya Nahdliyin.

 

“Kegiatan Banser itu tidak sekadar PAM pengajian atau yang lainnya, melainkan juga Baksos seperti yang dilakukan hari ini. Kami berharap baksos ini sering digelar, serta diadakan pertemuan rutin bagi satuan khusus Bagana, Basada, Balantas agar bisa meningkatkan kapasitasnya,” harapnya.

 

Kepala Satuan Khusus (Kasatsus) Basada, Sunan Rochmat mengungkapkan, layanan pengobatan gratis yang diberikan Basada meliputi pemeriksaan tekanan darah, dan edukasi protokol kesehatan. Selain itu juga pengobatan alternatif, yakni bekam, pijat alternatif, akupuntur, dan akupresur.

 

“Harapan kami, masyarakat bisa lebih mengenal Ansor dan Banser. Juga menunjukkan bahwa kami selalu hadir di dalam masyarakat saat terjadi bencana sekaligus memberikan manfaat,” ungkapnya.

 

Ketua RT 006 RW 003 Desa Kedungbanteng, Yahya, menyampaikan apresiasi kepada Banser Sidoarjo yang telah menyisihkan materi, tenaga, dan pikirannya untuk membantu warganya yang terdampak banjir.

 

“Warga sangat senang atas perjuangannya teman-teman Banser,” katanya.

 

Diceritakan bahwa banjir di wilayah telah merendam sekitar 150 rumah warga dan terjadi sejak November lalu. Dan banjir tahun ini paling besar.

 

“Kami berharap kepada pemerintah agar sungai di depan rumah kami dibenahi kembali karena sudah agak dangkal, apabila hujan deras air meluber ke jalan raya,” harap dia.

 

Editor: Syaifullah

PWNU Jatim Harlah