• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Kediri Raya

Ngaji Pergerakan, Upaya PMII di Blitar Perluas Wawasan Kader

Ngaji Pergerakan, Upaya PMII di Blitar Perluas Wawasan Kader
Kegiatan diskusi aktivis PMII di kampus. (Foto: NOJ/NUk)
Kegiatan diskusi aktivis PMII di kampus. (Foto: NOJ/NUk)

Blitar, NU Online Jatim

Ikhtiar untuk terus mengasah pengetahuan dan keterampilan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dilakukan Komisariat Madjapahit Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar. Salah satu yang dilakukan dengan digelarnya Ngaji Pergerakan jilid kedua dengan mengangkat tema ‘Dinamika Gerakan Mahasiswa dalam Kacamata Islam’. Kegiatan dilaksanakan hari ini, Ahad (02/05/2021) di mushala Baitul Muhtadin, Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro.


Acara menghadirkan H Wahidul Anam selaku Wakil Rektor III Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Yang bersangkutan juga sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Blitar.


Ketua PMII Komisariat Madjapahit Unisba Blitar, Muhammad Thoha Ma’ruf mengungkapkan, ngaji pergerakan bertujuan memberikan wawasan lebih kepada kader PMII terkait dengan gerakan mahasiswa.

 

“Nantinya, diharapkan dalam melakukan sebuah gerakan dapat selaras dengan ghirah PMII yang berlandaskan Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” katanya, Sabtu (01/05/2021).


Menurut Ma'ruf, sapaan akrabnya bahwa pada acara tersebut dipaparkan gerakan mahasiswa tempo dulu. Dengan demikian peserta akan mengetahui bagaimana perbandingan gerakan mahasiswa dulu dengan saat ini.


“Akan dipaparkan gerakan mahasiswa tempo dulu yang kemudian dikaitkan dengan referensi agama Islam,” ungkapnya.


Terkait dengan tema yang diusung, Ma’ruf menjelaskan bahwa seringkali landasan mahasiswa dalam bergerak dipicu oleh adanya para pemikir dari Barat.

 

“Karena itu kami berharap kader PMII lebih membuka cakrawala lagi untuk juga meneladani cara bergerak berdasarkan pemikir Islam,” jelas dia.


Gelaran ngaji pergerakan ini dilaksanakan sore dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Mereka diharapkan memiliki persiapan yang cukup agar suasana ngaji dapat lebih gayeng.


Lanjut Ma'ruf, diharapkan setelah diadakannya acara itu, bukan tidak mungkin bibit-bibit pemimpin masa depan bangsa akan lahir dari PMII.


''Mahasiswa harus semakin sadar akan pentingnya melakukan sebuah pergerakan untuk mendobrak batas demi arah perubahan yang lebih baik,'' pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah 


Editor:

Kediri Raya Terbaru