• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Madura

Muslimat NU Pamekasan Lepas Lima Laskar Kesehatan untuk Survei Balita

Muslimat NU Pamekasan Lepas Lima Laskar Kesehatan untuk Survei Balita
Ketua PC Muslimat NU Pamekasan bersama lima laskar kesehatan. (Foto: NOJ/Syarofi)
Ketua PC Muslimat NU Pamekasan bersama lima laskar kesehatan. (Foto: NOJ/Syarofi)

Pamekasan, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Pamekasan resmi melepas lima relawan laskar kesehatan. Keberadaan mereka untuk menjalankan program survei ibu balita. Mereka adalah Nyai Hasimah dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Larangan, Nyai Nur Hasmi Tanti Uli (Kadur), Nyai Nor Laila (Pegantenan), Nyai Hannah (Tlanakan), serta Nyai Rizqiyatul Qomariyah dari Pademawu.

 

Kelima relawan laskar kesehatan ini akan melakukan survei kepada ibu balita terkait dampak pemberian susu kental manis dan krimer kental manis (KKM) pada balita. Tidak hanya itu, juga memberikan bantuan masker, sabun dan hand sanitizer. 

 

Nyai Mafrudhah selaku Ketua PC Muslimat NU Pamekasan mengatakan, maksud dan tujuan dilakukannya survei kesehatan kepada ibu balita ini untuk mengetahui dampak pemberian SKM dan KKM pada balita.

 

"Selain itu penelitian ini juga bertujuan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian terjadinya stunting pada balita sehingga nanti ada terobosan baru untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia utamanya di Pamekasan," katanya,Ahad (30/8).

 

Lebih lanjut, Nyai Maf menambahkan, program survei kesehatan untuk ibu balita ini murni program dari Bidang Kesehatan Pimpinan Pusat (PP)  Muslimat NU yang bekerja sama dengan yayasan Abhipraya Insan Cendikia Indonesia (YAICI).

 

Program ini murni dari bidang kesehatan PP Muslimat NU bekerja sama dengan YAICI untuk melakukan penelitian kepada ibu balita di tiga Provinsi yakni NTT, Maluku dan Jawa Timur.

 

“Untuk Jawa timur sendiri melibatkan Madura karena PP Muslimat NU melihat Madura stunting pada balita masih terbilang tinggi," ucapnya.

 

Nyai Maf berharap, lima laskar yang telah dilepas bisa menjalankan program dengan baik. Bahwa setiap orang dari lima laskar kesehatan mendapat amanah untuk menyurvei 20 ibu balita di tiap kecamatan yang telah di tentukan.

 

“Sehingga nanti total ada 100 ibu balita dan hasilnya nanti akan kami setor ke PP Muslimat NU, semoga berjalan lancar," imbuhnya.

 

Dirinya berharap melalui survei ini ada proram baru dari PP Muslimat NU yang bisa mencegah dan mengurangi stunting pada balita di Indonesia ini.

 

Acara dipusatkan di Cafe 9 PCNU Pamekasan, jalan R Abd Aziz no 95 Pamekasan.


Editor:

Madura Terbaru