• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Madura

Ratusan Peserta Makesta IPPNU di Pamekasan Ikuti Pawai Obor dan Pengukuhan

Ratusan Peserta Makesta IPPNU di Pamekasan Ikuti Pawai Obor dan Pengukuhan
Pemandangan pawai obor peserta Makesta PK IPPNU Banyuayu, Pamoroh, Kadur, pamekasan. (Foto: NOJ/Syarofi)
Pemandangan pawai obor peserta Makesta PK IPPNU Banyuayu, Pamoroh, Kadur, pamekasan. (Foto: NOJ/Syarofi)

Pamekasan, NU Online Jatim

Setelah menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) selama dua hari mulai Selasa sampai Rabu (18-19/8), Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pondok Pesantren Banyuayu Putri Pamoroh, Kadur, Pamekasan dikukuhkan. Acara puncak terasa sakral karena diiringi dengan pawai obor dan pembaiatan yang diikuti seluruh peserta di halaman pesantren, Rabu (19/8).

 

Fitriatul Laili Ketua Panitia Makesta IPPNU Banyuayu mengatakan  bahwa jumlah peserta yang mengikuti kaderisasi ini sebanyak 800 pelajar. Mereka terdiri dari beberapa delegasi dari pesantren sekitar. Namun, peserta terbanyak dari Banyuayu dan ini merupakan pemecah rekor terbanyak.

 

“Mewakili pengurus, kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga besar Pengasuh Pondok Pesantren Banyuayu yang sangat mengapresiasi acara Makesta,” katanya.

 

Sementara Atik Yulia Muchsin selaku Ketua PK IPPNU Banyuayu mengatakan bahwa seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan kaderisasi. "Mereka sangat antusias dalam mengikuti Makesta yang membuat saya sangat terharu,” katanya.

 

Ia menambahkan, pada kesempatan tersebut ada pemberian hadiah bagi peserta terbaik yang terdiri dari delegasi, kelompok dan perorangan.

 

Acara juga mendapat apresiasi dari sejumlah pengurus NU, dewan guru dan alumni pesantren setempat.

 

"Saya sangat mengapresiasi atas digelarnya Makesta IPPNU di pesantren almamater kami. Semoga dengan diadakannya acara ini, semakin memupuk militansi adik-adik santri dalam ber-NU sebagaimana yang telah diteladankan oleh masyayikh kita,” kata Ustadz Saifurrahman, alumni Banyuayu sekaligus Ketua Ranting NU Pamoroh.

 

Malam puncak Makesta juga diisi dengan memperingati tahun baru Hijriyah 1442.

 

Dalam pandangan Farida selaku Penasihat IPPNU Banyuayu bahwa para ulama menjelaskan hijrah Rasulullah merupakan momentum perubahan. Yakni dari tradisi jahiliah menuju peradaban Islam yang rahmatan lil alamain.

 

"Spirit hijrah yang saat ini bersamaan dengan momen hari lahir ke-75 bangsa Indonesia sudah seharusnya menjadi inspirasi bagi kita, utamanya generasi muda NU dalam menjalani kehidupan ini,” tegasnya.


Editor:

Madura Terbaru