Shalat Ghaib untuk Affan Driver Ojol di Masjid Al-Akbar Surabaya Dipadati Jamaah
Jumat, 29 Agustus 2025 | 22:00 WIB

Shalat ghaib untuk Affan Kurniawan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (29/08/2025). (Foto: NOJ/ antaranews.com)
Yulia Novita Hanum
Kontributor
Surabaya, NU Online Jatim
Ribuan jamaah mengikuti shalat ghaib untuk driver ojek online (ojol) almarhum Affan Kurniawan di Ruang Utama Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/08/2025). Shalat ghaib yang dilaksanakan setelah shalat Isya’ itu dipimpin Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya KH M Sudjak.
Humas BPP Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Helmy M Noor, mengatakan shalat ghaib dan doa bersama digelar sebagai ungkapan prihatin dan duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.
"Kami menyampaikan belasungkawa dengan shalat ghaib dan doa bersama agar almarhum mendapat ampunan-Nya dan amal ibadahnya diterima-Nya,” kata Helmy.
Sementara Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan doa bersama bukan hanya sebagai penghormatan kepada almarhum, tetapi juga wujud kepedulian sosial yang menyatukan warga Jawa Timur dalam suasana duka.
“Semoga Indonesia senantiasa diberkahi kedamaian, dijauhkan dari kekerasan, dan dituntun menuju kehidupan yang aman, damai, dan penuh persaudaraan,” ucapnya dilansir thejatim.com, Jumat (29/08/2025).
Khofifah menegaskan, shalat ghaib menjadi momentum kebersamaan untuk memperkuat ikatan persaudaraan. Ia berharap doa bersama ini meneguhkan rasa kemanusiaan di tengah tantangan bangsa saat ini.
“Melalui shalat ghaib, mari kita bersatu, mendoakan almarhum, dan mempererat persaudaraan warga Jawa Timur,” tuturnya.
Dirinya pun menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Affan yang dikenal sebagai sosok pekerja keras sekaligus tulang punggung keluarga.
“Saya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Juga kepada rekan-rekan pengemudi daring lainnya yang turut merasakan kehilangan ini. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan serta keikhlasan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Affan Kurniawan (21) meninggal setelah dilindas kendaraan taktis polisi (rantis) polisi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Kala itu, pria kelahiran 18 Juli 2004 tersebut melakukan demonstrasi untuk memperjuangkan hak-haknya di sekitar kompleks Parlemen, Senayan.
Jenazah Affan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (29/08/2025). Ribuan driver ojol mengiringi prosesi pemakaman mendiang Affan Kurniawan.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Merayakan Maulid Nabi, Meneladani 4 Sifat Rasulullah
2
Khutbah Jumat: Kejujuran dan Integritas sebagai Muslim Sejati
3
DPR Sahkan BP Haji Jadi Kementerian Khusus
4
Hukum Merayakan Maulid Nabi dan Amaliyah yang Dianjurkan
5
Konfercab XIX, Fatayat NU Blitar Luncurkan Buku Fatayat NU Mempesona
6
Pemerintah Sahkan UU Haji Terbaru, Komitmen Layanan Lebih Mudah dan Transparan
Terkini
Lihat Semua