• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Januari 2023

Metropolis

Forum R20

Gus Yahya: Selamat Datang di Tanah Hindu di Negeri Mayoritas Muslim

Gus Yahya: Selamat Datang di Tanah Hindu di Negeri Mayoritas Muslim
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat pembukaan forum R20 di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Rabu (02/11/2022). (Foto: NU Online/ Suwitno)
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat pembukaan forum R20 di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Rabu (02/11/2022). (Foto: NU Online/ Suwitno)

Badung, NU Online Jatim
Forum R20 atau atau lazim disebut R20 (Religion of Twenty) resmi dimulai hari ini, Rabu (02/11/2022) di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta di tanah Hindu di negeri mayoritas Muslim.


“Atas nama saudara-saudara Indonesia, atas nama Nahdlatul Ulama, atas nama Center for Shared Civilization Values (CSCV), saya ucapkan selamat datang di Bali, Indonesia,” katanya saat menyampaikan sambutan pembukaan.


Ia menyampaikan selamat datang di Provinsi Bali, sebuah tanah Hindu; dan selamat datang di Indonesia, negara mayoritas Muslim.


“Selamat datang di Bali, sebuah tanah Hindu yang mengizinkan sebuah penampilan kesenian budaya Muslim di Aceh di panggung mulia ini," katanya di hadapan ratusan pemimpin agama, sekte, dan aliran kepercayaan dari berbagai negara di dunia.


Sebelumnya, tarian Saman dari Aceh menyambut seluruh tamu undangan. Dua puluh remaja putri tampil memukau di atas panggung utama forum R20.


“Selamat datang di Bali, sebuah tanah tempat di mana pemeluk Hindu berada yang mengizinkan NU, organisasi Muslim terbesar dan Liga Muslim Dunia, organisasi terpenting di dunia Islam, untuk membawa inisiatif di sini, di pulau ini, dengan semua para pemimpin agama berkumpul dari seluruh dunia,” imbuhnya.


Dirinya juga mengucapkan selamat datang di Indonesia, sebuah negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, yang mengizinkan Bali untuk tetap melestarikan tradisi dan budaya unik Hindunya sendiri.


Gus Yahya menyebutkan, Forum Agama G20 atau R20 ini merupakan inisiatif yang tulus dan kemauan spiritual yang baik dari orang-orang beragama dengan kepedulian yang lebih tulus dari semua pemeluk agama tentang masa depan umat manusia.


“Kita harus berharap agar prakarsa ini memberikan tempat yang terhormat dan signifikan dalam dinamika global untuk perjuangan umat manusia untuk mencari solusi bagi berbagai masalah dalam dinamika global,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah yang juga inisiator forum R20 itu.


Atas nama NU, Gus Yahya menyampaikan rasa terima kasih kepada Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL), khususnya kepada Syekh Mohammed Al-Issa atas kesediaannya bekerja sama dengan NU untuk menjadi mitra penyelenggara forum ini.


Ia menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan agar Allah swt senantiasa memberikan petunjuk dan pertolongannya dalam membangun kontribusi positif bagi seluruh umat manusia.


“Semoga Tuhan memberkati, memberikan petunjuk, dan memberikan pertolongan selalu untuk kita untuk meramaikan semua acara ini dan bergabung untuk berkontribusi positif dalam pembangunan bagi seluruh umat manusia,” tandasnya.


Metropolis Terbaru