• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 8 Desember 2022

Metropolis

Kemenag Jatim Mulai Urus Paspor Calon Jamaah Haji

Kemenag Jatim Mulai Urus Paspor Calon Jamaah Haji
Calon jamaah haji saat akan berangkat di Asrama Haji Surabaya di Sukolilo pada 2019 lalu. (Foto: NOJ/Nur Faishal)
Calon jamaah haji saat akan berangkat di Asrama Haji Surabaya di Sukolilo pada 2019 lalu. (Foto: NOJ/Nur Faishal)

Surabaya, NU Online Jatim

Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur mulai bersiap-siap membereskan persyaratan dokumen perjalanaan calan jamaah, meskipun belum diketahui secara resmi apakah tahun ini RI akan memberangkatkan calon jamaah haji atau tidak. Jatim pun siap memberangkatkan calon jamaah lebih dari 30 ribu orang bila kuota tidak berubah.


“Untuk Jawa Timur sudah siap, bahkan sudah mulai kemarin dilakukan pasporing (pengurusan paspor calon jemaah haji)," kata Husnul Maram, Kepala Kantor Kemenag Jatim, saat ditemui wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Selasa (05/04/2022) malam.


Untuk administrasi, lanjut alumni Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, itu, kelengkapan administras calon jemaah haji yang diurus Kemenag Jatim sudah siap 95 persen. Bahkan, lanjut dia, akomodasi dan Asrama Haji Surabaya di Sukolilo juga sudah siap. "Asrama Haji sudah diperbaiki dan steril setelah digunakan sebagai tempat karantina pasien Covid-19,” tandas Husnul.


Saat ini, kata dia, pihaknya hanya tinggal menunggu arahan dari Kemenag pusat. Sampai saat ini, Husnul mengaku belum menerima pemberitahuan resmi soal jadi atau tidaknya pemberangkatan calon jemaah haji dari RI. Begitu pula soal kuota haji untuk RI, juga belum menerima informasi resmi. Karena itu, Husnul mengaku belum tahu berapa kuota calon jemaah haji asal Jatim.  


Menurut dia, sampai saat ini belum ada kepastian jumlah jamaah yang mendapat kuota dari Arab Saudi sehingga di Jatim juga belum bisa dipastikan berapa orang calon haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Bila kuota tidak berubah seperti 2019 yang batal berangkat karena pandemi, maka Jatim mendapatkan jatah pemberangkatan calon jamaah haji lebih dari 35 ribu orang, dari total kuota RI 231 ribu orang.


"Dan di Jatim yang sudah melunasi dan masuk daftar tunggu sejak dua tahun lalu jumlahnya 33 ribu-an orang. Nah, semua sangat berharap berangkat tahun ini. Makanya kami berdoa agar Indonesia mendapat kuota penuh," ucap Husnul.


Husnul mengaku Kemenag menyiapkan regulasi yang solutif bagi calon jamaah haji jika kuota yan diterima tahun ini kurang dari sebelumnya. "Tapi ditunggu dulu pengumuman resmi dari pemerintah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada kabar dari Arab Saudi untuk kuota jamaah haji tahun ini," tuturnya.


Sampai saat ini, papar dia, jumlah calon haji asal Jatim yang sudah mendaftar dan masuk dalam daftar antrean sebanyak 1,096 juta orang. Antrean pemberangkatan sudah mencapat 32 tahun ke depan. Jumlah tersebut seperlima dari total calon jamaah haji Indonesia yang mencapai 5,1 juta orang.


Metropolis Terbaru