• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Metropolis

Ketua NU Jatim: Almarhum H Andre Dewanto Kader NU Tulen

Ketua NU Jatim: Almarhum H Andre Dewanto Kader NU Tulen
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar saat sambutan. (Foto: NOJ/Hisam Malik).
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar saat sambutan. (Foto: NOJ/Hisam Malik).

Surabaya, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) menggelar tahlil dan doa bersama untuk almarhum H Andre Dewanto. Kegiatan dilakukan secara virtual via Zoom Meeting, Kamis (29/07/2021).

 

Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengucap bela sungkawa atas keluarga besar H Andre Dewanto. “lnnalillahi wainna ilaihi rajiun, kami benar-benar merasa kehilangan atas wafatnya beliau. Banyak pemikiran-pemikirannya yang mewarnai kebijakan PWNU Jatim selama ini,” dawuhnya.

 

Kiai Marzuki bercerita, bahwa dirinya memiliki pengalaman luar biasa bersama almarhum. Bagi Kiai Marzuki, Mas Andre (demikian H Andre Dewanto biasa disapa) adalah sosok kader NU tulen.

 

“Betapa tidak, ketika ada urusan tentang NU, urusan tentang Gus Dur, urusan tentang PMII, nyawa sekalipun beliau pertaruhkan,” tuturnya

 

Dikatakan, almarhum H Andre Dewanto merupakan sosok yang mengutamakan kepentingan jamiyah daripada kepentingan pribadi ataupun kepentingan kelompok.

 

“Mas Andre berani masuk politik meskipun godaannya berat. Karena ia berpandangan, daripada posisi tersebut dipegang orang atau kelompok yang tidak nasionalis atau yang ingin menghancurkan NKRI,” ujar Kiai Marzuki.

 

Kiai Marzuki bersaksi, bahwa almarhum adalah orang baik yang mengarahkan keluarganya dengan baik dan mendidik anak-anaknya dengan baik.

 

“Semoga amalnya diterima dan segala dosanya diampuni serta derajatnya diangkat oleh Allah Swt,” harapnya.

 

 

Kiai Marzuki pun memohon kepada Nahdliyin yang memiliki waktu senggang untuk melakukan shalat ghaib kepada almarhum, baik secara pribadi ataupun berjamaah.

 

Editor: A Habiburrahman


Metropolis Terbaru