• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Metropolis

NU Jatim Gelar Tahlil untuk Almarhum Andre Dewanto

NU Jatim Gelar Tahlil untuk Almarhum Andre Dewanto
Poster tahlil untuk almarhum Andry Dewanto Ahmad oleh PWNU Jatim. (Foto: WhatsApp)
Poster tahlil untuk almarhum Andry Dewanto Ahmad oleh PWNU Jatim. (Foto: WhatsApp)

Surabaya, NU Online Jatim

Keluarga besar Nahdlatul Ulama, terutama di Jawa Timur, merasa kehilangan atas meninggalnya Wakil Ketua PWNU Jatim Andre Dewanto, Kamis (29/07/2021). PWNU pun mengeluarkan instruksi kepada seluruh PCNU agar melaksanakan shalat ghaib dan tahlil untuk almarhum.

 

Surat instruksi PWNU Jatim itu bernomor 990/PW/A-II/VII/2021 tertanggal 29 Juli 2021. Surat ditandatangani oleh Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Anwar Manshur, Katib Syuriyah KH Syafruddin Syarif, Ketua Tanfdziyah KH Marzuki Mustamar, dan Sekretaris Tanfidziyah Akhmad Muzakki.

 

PWNU Jatim sendiri secara khusus menggelar tahlil dan doa bersama untuk almarhum Andre pada Kamis malam nanti, dimulai pukul 19.30 WIB. Tahlil dilaksanakan melalui Zoom Meeting. KH Marzuki Mustamar dijadwalkan hadir mengisi sambutan. Adapun tahlil akan dipimpin oleh KH Syafruddin Syarif. Adapuh doa oleh KH Anwar Iskandar dan KH Matin Djawahir.

 

Andry meninggal dunia pada Kamis pagi, setelah beberapa pekan berjuang melawan penyakit yang ia derita. Kabar duka ini segera menyebar di grup WhatsApp dan media sosial. Ucapan duka pun mengalir dari banyak pihak, baik dari NU maupun luar NU.

 

Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi mengatakan, Andry adalah fiqur yang baik dan bertanggungjawab terhadap adik-adiknya, khususnya kepada kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Malang. Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur itu juga sosok yang ramah dan murah senyum.

 

Hal tersebut yang tidak bisa lupakan Fauzan. Sesama kader yang pernah berproses di organisasi yang sama, sosok almarhum senantiasa meluangkan waktunya untuk sekadar mendidik, berbagi ilmu dan pengalaman.

 

"Kami sungguh sangat kehilangan. Mas Andre adalah figur dan senior yang hangat, sabar, dan telaten membina kami kader-kadernya. Saya pribadi kenal almarhum sejak tahun 2004 di PMII Malang," kata Fauzan yang juga mantan Ketua PMII Malang itu.


Metropolis Terbaru