• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Metropolis

Pelajar NU Hendaknya Jadikan Nabi lsmail sebagai Teladan

Pelajar NU Hendaknya Jadikan Nabi lsmail sebagai Teladan
Belajar dari teladan Nabi Ismail. (Foto: NOJ/LKo)
Belajar dari teladan Nabi Ismail. (Foto: NOJ/LKo)

Surabaya, NU Online Jatim
Meskipun hari raya ldul Adha sudah berlalu, tidak menyurutkan pelajar NU di kawasan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya untuk mengambil hikmah dari hari istimewa tersebut.

 

Seperti yang dilakukan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Darmo, Wonokromo. Yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan webinar dengan tema Mengambil Hikmah dari Nabi lsmail Alaihissalam, Ahad (25/07/2021).

 

“Kali ini kegiatan digelar agar kaum terpelajar khususnya di kepengurusan kami bisa mengambil pelajaran agar menjadi bekal perjalanan hidup di masa yang akan datang,” kata Arsy Aqilah Ramadanis, Ketua PR IPNU Darmo.
 

 

Arsy menjelaskan meskipun berada di tingkat ranting, namun tekad untuk menjadi pelajar NU yang berkualitas harus selalu dikobarkan. Pada saat yang sama juga ditularkan kepada kaum pelajar lain.

 

“Salah satunya dengan mengisi waktu-waktu kami dengan belajar,belajar serta belajar. Pada momentum ldul Ada ini kami belajar bersama untuk meneladani kisah hidup Nabi lsmail,” jelasnya.
 

 

Pemateri pada kesempatan tersebut, Ainun Najib mengisahkan Nabi Ibrahim dalam mimpinya diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya, Nabi lsmail.

 

“Tetapi dalam keyakinannya masih meragukan khawatir jika itu adalah petunjuk dari seitan. Sehingga keseokan harinya secara berulang kembali bermimpi hal serupa. Hal itu menguatkan keyakinan bahwa mimpi itu adalah perintah dari Allah SWT,” jelasnya.

 

Pada 8 Dzuhijah Nabi Ibrahim sedang berpikir tentang perintah dari Allah yang datang melalui mimpinya, Sehingga pada tanggal tersebut disunahkan untuk melakukan puasa Tarwiyah yang artinya berpikir. Sedangkan pada 9 Dzulhijjah Nabi Ibrahim sudah mulai yakin bahwa hal tersebut adalah perintah dari Allah dan disunahkanlah untuk berpuasa Arafah yang artinya keyakinan.

 

“Pada saat itu Nabi lbrahim ridla dengan petunjuk yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Nabi lsmail juga meyakini serta rela dengan yang diperintahkan melalui ayahnya Nabi lbrahim,” urainya.

 

Dalam pandangannya, hikmah yang bisa diambil dari kejadian tersebut salah satunya adalah ketaatan seorang anak kepada orang tuanya.

 

“Hal ini sebagaimana ketaatan Nabi lsmail sebagai anak yang taat kepada orang tuanya Nabi lbrahim AS,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Metropolis Terbaru