• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 4 Oktober 2022

Metropolis

Penting, Setiap Generasi Harus Belajar Al-Qur’an

Penting, Setiap Generasi Harus Belajar Al-Qur’an
Pembukaan MTQ Kabupaten Sidoarjo ditandai dengan membunyikan sirine. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).
Pembukaan MTQ Kabupaten Sidoarjo ditandai dengan membunyikan sirine. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 2020 resmi dimulai, Jumat (06/11/2020). Pembukaan sekaligus pengambilan sumpah dewan hakim digelar di Pendapa Delta Wibawa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

 

Pembukaan ajang festival pemuliaan Al-Qur’an yang dihelat dua tahunan itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat karena masih dalam masa Pandemi Covid-19.

 

Turut hadir menyaksikan prosesi pembukaan MTQ ke-29  tersebut, Pejabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Hudiyono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo, kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo, dan Camat se-Kabupaten Sidoarjo.

 

Tampak hadir pula, beberapa Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), PD Muhammadiyah, dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sidoarjo, beberapa utusan kafilah dari 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Pj Bupati menuturkan, MTQ yang diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan calon kafilah Kabupaten Sidoarjo untuk dikutkan pada MTQ tingkat Propinsi Jawa Timur ke-XXIX di Kabupaten Pamekasan tahun 2021.

 

“Di Kabupaten Sidoarjo ini banyak pesantrennya dan banyak destinasi wisata yang berkaitan dengan spiritual keislaman, maka insyaallah Sidoarjo bisa menjadi juara umum di tingkat propinsi,” tuturnya.

 

Lebih lanjut Hudiyono menegaskan, Pemkab Sidoarjo menyambut baik atas digelarnya MTQ ke-29, karena kegiatan tersebut memiliki arti yang strategis sebagai sarana untuk mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman yang semakin global. Serta untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan bagi kader bangsa.

 

“Oleh karena itu membaca, menulis, mempelajari, serta menghafal Al-Qur’an dengan baik sangatlah penting. Karena Al-Qur’an mampu menjadi petunjuk jalan kehidupan manusia di dunia serta memberikan syafaat di akhirat kelak,” tegas salah satu ketua panitia MTQ tingkat nasional tersebut.

 

Sementara itu, wakil Ketua Panitia Penyelenggara, Mochammad Hudori saat ditemui NU Online Jatim menjelaskan, MTQ ke-29 akan berlangsung selama tiga hari (06-08/11/2020). Pesertanya sekitar 600 orang yang berasal dari utusan 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

 

“Kami sudah menyiapkan tujuh tempat. Ada 45 cabang lomba yang akan diikuti oleh para peserta. Diantaranya cabang tartil, tilawah, MHQ, MFQ, MSQ, MKQ, dan lainnya,” jelasnya.

 

Lebih jauh, Hudori mengungkapkan, dari 45 jenis nomor yang dilombakan akan diundi khusus juara I sebanyak dua orang dengan hadiah berupa paket umroh.

 

“Kami berharap peserta dari Sidoarjo ini ada yang unggul, nanti akan dibina dan akan diikutkan MTQ di tingkat propinsi, bahkan kalau bisa ke tingkat nasional. Sudah ada sembilan peserta dari Sidoarjo yang akan mewakili MTQ tingkat nasional,” terang Kepala Sub Bagian (Kasubag) Agama dan Kemasyarakatan bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Kabagkesra) Kabupaten Sidoarjo tersebut.

 


 

Salah seorang tim pelatih kafilah Kecamatan Sukodono, M Kodir mengemukakan, peserta yang akan mengikuti MTQ ke-29 tingkat Kabupaten Sidoarjo sebanyak 47 orang. Para peserta adalah utusan dari pesantren, Madrasah Diniyah (Madin), dan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di kawasan tersebut. Serta telah melewati seleksi dalam lomba MTQ di tingkat kecamatan yang digelar beberapa waktu lalu.

 

“Kami ingin memperkenalkan MTQ kepada generasi zaman now, serta  berharap semua elemen se-Kecamatan Sukodono bergotong-royong untuk melakukan kaderisasi bagi  juara-juara MTQ di tingkat kecamatan,” ujar ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jam'iyatul Qurra Wal Huffadh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Sukodono itu kepada NU Online Jatim.

 

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru