• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Metropolis

PWNU Jatim Dukung Polda Berantas Narkoba di Lingkungan Pesantren

PWNU Jatim Dukung Polda Berantas Narkoba di Lingkungan Pesantren
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta usai pemusnahan barang bukti narkoba di Markas Polda Jatim di Surabaya, Senin (12/04/2021). (Foto: NOJ/Polda Jatim)
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta usai pemusnahan barang bukti narkoba di Markas Polda Jatim di Surabaya, Senin (12/04/2021). (Foto: NOJ/Polda Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuqi Mustamar mengapresiasi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama pemuka agama dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur, berkolaborasi dalam pemberantasan Narkoba, khususnya di lingkungan pesantren.

 

Kiai Marzuki mendukung penuh upaya pemerintah dalam bersinergi dengan kepolisian, kejaksaan, TNI, dan pihak-pihak lain untuk perang terhadap narkoba, menangkap dan menindak pelaku penyalagunaan narkoba.

 

"Generasi harus sehat, generasi harus kuat, dan perang terhadap Narkoba adalah bagian penting dari Ikhtiar untuk mewujudkan bangsa yang kuat, yang kokoh, dan generasi yang sehat lahir batin," jelas Kiai Marzuqi usai mengikuti kegiatan pemusnahan barang bukti di Markas Polda Jatim di Surabaya, Senin (12/04/2021).

 

Kiai Marzuqi juga menambahkan, yang telah dilakukan oleh kepolisian sudah bagus ada sekian ribu barang bukti telah dimusnahkan dan disaksikan sendiri oleh beliau.

 

"Ada sekian ribu barang bukti narkoba, sekian ribu liter minuman keras dimusnahkan, saya melihat sendiri ada 2.205 pelaku narkoba yang ditangkap sejak tiga bulan ini. Terima kasih kepada Bapak Nico selaku Kapolda Jawa Timur," ujar Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Malang itu.

 

Dukungan yang sama juga disampaikan oleh Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, KH Agoes Ali Masyhuri. Dia mengatakan, tindakan ini merupakan bukti bahwa pemerintah punya komitmen perang bersama melawan narkoba.

 

"Belajarlah dari masa lalu, hiduplah masa kini, dan rencanakan masa depan. Kita semua punya kesepakatan, perang dengan narkoba, agar Republik ini benar-benar mampu tampil melindungi rakyatnya dari narkoba," kata Kiai Agoes Ali.

 

Dengan adanya sinergitas antara Kepolisian, TNI, Kejaksaan, dengan pemuka agama dan pengasuh pesantren ini, diharapkan dapat menjadi pelecut oleh kepolisian untuk memberantas sel-sel atau jaringan narkoba di mana pun berada, bahkan di lingkungan pesantren.

 

Editor: Nur Faishal


Metropolis Terbaru