• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Terbanyak, Ini Pelajar Jatim yang Lolos SNMPTN 2021

Terbanyak, Ini Pelajar Jatim yang Lolos SNMPTN 2021
Khofifah Indar Parawansa, Khofifah Indar Parawansa. Foto: Istimewa
Khofifah Indar Parawansa, Khofifah Indar Parawansa. Foto: Istimewa

Surabaya, NU Online Jatim

Sebanyak 16.998 pelajar di Jawa Timur (Jatim) diterima atau lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021. Sementara total pendaftar SNMPTN di Jatim sebanyak 85.146 berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

 

Dengan demikian, rasio peserta yang diterima asal Jatim sebesar 19,96 persen. Berdasarkan data tersebut, Jatim menempati peringkat pertama pendaftar yang lolos SNMPTN 2021.

 

Adapun peringkat kedua diduduki Provinsi Jawa Barat dengan jumlah pendaftar sebanyak 93.612 dan jumlah diterima sebanyak 10.715, dengan rasio peserta yang diterima sebesar 11,45 persen. Peringkat ketiga ditempati Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah pendaftar sebanyak 70.910 dan jumlah yang diterima sebanyak 8.100, dengan rasio peserta diterima sebesar 11,42 persen

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersyukur sekaligus merasa sangat bangga atas capaian tersebut. Menurut Khofifah, hasil tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, kepala sekolah,  guru, orang tua, serta pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

 

"Meskipun, selama setahun terakhir proses belajar mengajar secara penuh dilakukan melalui daring, tanpa tatap muka," kata Khofifah sebagaimana rilis resmi Pemprov Jatim yang diterima NU Online Jatim, Selasa (23/03/2021).

 

Pada tahun lalu 2020 lalu, Jatim juga menempati peringkat pertama dengan jumlah siswa lolos tertinggi secara nasional. Namun demikian, angka tahun ini jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, dimana jumlah siswa yang diterima tahun lalu  sebanyak 13.803 siswa. Sedangkan tahun 2021 sebanyak 16.998 siswa.

 

Khofifah berharap, prestasi ini mampu diiringi berbagai prestasi lainnya saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi nantinya.

 

Ia juga meminta kepada siswa yang belum lolos untuk tidak berkecil hati atau putus asa. Menurutnya, masih ada jalan lain untuk masuk PTN yakni dengan mengikuti Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang akan digelar April 2021.

 

“Saya yakin yang hari ini belum lolos, saat SBMPTN mendatang akan lulus atau lewat jalur mandiri universitas. Syaratnya, tetap semangat, pantang menyerah, optimistis, dan terus berdoa,” ujarnya.

 

 

Predikat sebagai provinsi dengan siswa terbanyak yang diterima melalui jalur SNMPTN ini merupakan buah kerja keras para siswa dengan pendampingan dari para kepala sekolah, guru, dan orang tua. Selanjutnya, para guru terus bekerja keras untuk mendampingi siswa-siswinya yang akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk masuk PTN melalui jalur  Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Editor:

Metropolis Terbaru