Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Puting Beliung di Sidoarjo, Ansor dan Banser Bersihkan Reruntuhan Bangunan

Puting Beliung di Sidoarjo, Ansor dan Banser Bersihkan Reruntuhan Bangunan
Kader Ansor Banser siap kerja bakti untuk bersihkan puing-puing bangunan. (Foto: NOJ/Iqbal)
Kader Ansor Banser siap kerja bakti untuk bersihkan puing-puing bangunan. (Foto: NOJ/Iqbal)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Komando Satuan Rayon Banser Kecamatan Tarik, Sidoarjo menggalang donasi dan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan yang roboh akibat bencana puting beliung di Desa Segodobancang, Kecamatan Tarik, Senin (15/02/2021). Di lokasi tersebut, relawan Ansor-Banser membersihkan bangunan yang roboh akibat puting beliung dan memasang kembali atap-atap yang rusak dengan dibantu oleh warga setempat.

 

Kepala satuan Banser Rayon Tarik, Toyyib mengatakan, Banser dan Ansor terlebih dahulu koordinasi dengan pemerintah desa setempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, aparat kemanan dan TNI untuk mengidentifikasi jumlah bangunan yang rusak dan memastikan jika ada korban jiwa.

 

"Ansor-Banser bertindak cepat ketika mendengar kabar ada bencana angin puting beliung. Tahap koordinasi sudah kami jalankan, hari ini kami langsung turun lapangan membantu warga," kata Toyyib.

 

Proses kerja bakti ini baru bisa terlaksana hari ini dikarenakan kondisi cuaca yang kurang mendukung.

 

"Kemarin hujan sangat deras mulai sore hingga malam hari disertai angin sangat kencang sehingga Banser terkendala untuk terjun ke lapangan. Dan baru bisa dilakukan kerja bakti hari ini. Alhamdulillah personil Ansor Banser dapat bergerak ke semua titik lokasi yang rusak terkena angin puting beliung,” tjelasnya.

 

Masih menurut Toyyib, relawan Ansor Banser yang diturunkan sejumlah 5 personil ditambah personil Banser Siaga Bencana (Bagana) dari Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor 7 personil.

 

Sementara menurut H Sampurno, Kaur Kesra Desa Segodobancang menyampaikan, bersyukur tidak ada korban jiwa dan rumah yang rusak tidak sangat banyak. Selain itu warga di sini semangat gotong royongnya masih sangat tinggi sehingga begitu ada musibah semua tergerak untuk saling membantu.

 

"Angin Puting Beliung menyebabkan sebelas rumah rusak empat diantaranya cukup parah, pos kamling rusak berat, dan kandang peternakan ayam ambruk mengalami rusak berat. Namun alhamdulillah warga berjibaku untuk gotong royong," ujarnya.

 

 

Penulis: Iqbal

Editor: Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim