• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Tapal Kuda

Kabar Duka, A’wan PWNU Jawa Timur Wafat

Kabar Duka, A’wan PWNU Jawa Timur Wafat
H Dadang Wigiarto, A'wan PWNU Jatim yang juga Bupati Situbondo semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ istimewa)
H Dadang Wigiarto, A'wan PWNU Jatim yang juga Bupati Situbondo semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ istimewa)

Situbondo, NU Online Jatim

Kabar duka datang dari Kabupaten Situbondo. Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Situbondo, H Dadang Wigiarto wafat, Kamis (26/11/2020) sore. Almarhum dikabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 meski sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Abdoer Rahem Situbondo.

 

Bupati Situbondo dua periode ini menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan Covid-19 sejak Selasa (24/11/2020) lalu. Kabar duka ini dibenarkan oleh H Saifullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo.

 

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat, semoga almarhum Pak Dadang khusnul khatimah,” katanya.

 

Menurutnya, H Dadang terkonfirmasi Covid-19 setelah menjalani swab test pada Selasa (24/11/2020) lalu. “Setelah dinyatakan positif Covid-19, Pak Dadang dirawat di RSD dr Abdoer Rahem Situbondo. Kondisinya pun disebut stabil dan masuk kategori tanpa gejala,” ujarnya.

 

Sementara di hari kedua perawatan, kondisinya sempat drop. “Rabu sekitar pukul 05.30 WIB, tensi darah almarhum sempat drop. Padahal beliau punya hipertensi,” terangnya.

 

Melihat perkembangan yang fluktuatif keluarga bersama tim dokter bersepakat untuk merujuk ke RS dr Soetomo Surabaya. “Keluarga dan tim dokter berencana merujuk ke RS dr Soetomo agar mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat,” ujarnya.

 

Namun, pagi tadi kondisinya kembali drop hingga dipasangkan ventilator. “Pagi tadi diketahui oksigen dalam darah almarhum turun hingga di bawah 80, hingga dipasang ventilator. Rencana rujukan tetap akan dilaksanakan pada pukul 13.00, namun menginjak pukul 12.45 kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada pukul 16.31,” jelasnya.

 

 

Saifullah menambahkan, pria yang juga menjabat sebagai A’wan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur ini rencananya akan dimakamkan malam ini juga. “Rencananya akan dimakamkan malam ini di Jalan Mawar,” pungkasnya.

 

Editor: Romza


Editor:

Tapal Kuda Terbaru