• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 11 Agustus 2022

Tapal Kuda

Syalsa, Kader IPPNU Peraih Juara Lomba MTQ di Kota Probolinggo

Syalsa, Kader IPPNU Peraih Juara Lomba MTQ di Kota Probolinggo
Syalsa usai menerima piala pemenang di Kantor Pemerintah Kota Probolinggo. (Foto: NOJ/ Atmadi)
Syalsa usai menerima piala pemenang di Kantor Pemerintah Kota Probolinggo. (Foto: NOJ/ Atmadi)

Kota Probolinggo, NU Online Jatim

Syalsa Billa Dwi Ananda merupakan salah satu anggota Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo yang berprestasi.

 

Remaja yang akrab dipanggil Syalsa ini telah menorehkan prestasinya dalam lomba Musyabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) XIV tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo. Ia terpilih sebagai juara pertama dalam cabang lomba Tilawah Al-Qur'an kategori remaja putri.

 

Siswi yang masih duduk di bangku kelas sembilan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kota Probolinggo ini memang berbakat dan menyukai tilawah. Dia berlatih tilawah setiap hari setelah maghrib. Serta setiap hari Minggu pukul 06.00 WIB.

 

"Kalau maghrib saya ngaji latihan tilawah. Kalau hari Minggu kan nggak sekolah jadi jam setengah enam latihan tilawah dan siang sampai sorenya ada rutinan di organisasi IPPNU," katanya kepada NU Online Jatim.

 

Menurut Syalsa, dirinya mengikuti lomba untuk menambah pengalaman dan menjalin silaturahim dengan qori' dan qori'ah di Kota Probolinggo. Selain itu, ia juga ingin mendapatkan barokah dari Al-Qur'an serta membanggakan orang tuanya, guru-gurunya dan orang-orang di sekitarnya.

 

Lomba yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 29 November itu sebelumnya sudah dishare di group Whatsapp (WA). Informasi itu akhirnya diterima oleh Syalsa dan dia bersemangat untuk mengikuti lomba tersebut.

 

"Lomba itu disebarkan di Group WA dua minggu sebelum pelaksanaan. Jadi saya mengajukan diri ke sekolah untuk mengikuti lomba itu, kemudian sekolah mendaftarkan saya dalam lomba tersebut," ucap Syalsa.

 

Sebelum lomba itu digelar, Syalsa terus berlatih lebih keras lagi dan berusaha menjadi yang terbaik. Pada saat pelaksanaan lomba, ia sempat grogi karena lawannya dinilai baik semua. Bahkan ia membuat kesalahan saat tampil.

 

"Saat hari H (pelaksanaan lomba) saya sedikit melenceng ambil nadanya terlalu tinggi karena grogi. Tapi alhamdulillah masih bisa dikontrol" ucap Syalsa.

 

Ia bersyukur karena saat pengumuman meraih juara pertama. "Alhamdulillah saat pengumuman ternyata saya menjadi juara pertama. Saya tentu terkejut dan bagi saya ini adalah bonus dari Allah yang diberikan kepada saya," lanjut gadis kelahiran tahun 2005 ini.

 

 

Dari cerita Syalsa setidaknya membuktikan bahwa usaha tidak pernah menghianati hasil. "Lakukan semua kegiatan dengan niat karena Allah. Maka Allah akan memberi kita yang lebih dalam mengejar suatu mimpi. Jangan setengah-setengah untuk memperjuangkannya. Waktu, tenaga dan pikiran hendaknya selalu digunakan semaksimal mungkin untuk menggapainya," ungkapnya.

 

 

Penulis : Atmadi

Editor: Romza


Editor:

Tapal Kuda Terbaru