• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 4 Maret 2024

Madura

Atasi Covid-19, Rais Aam PBNU dan Mahfud MD 'Toron' ke Bangkalan

Atasi Covid-19, Rais Aam PBNU dan Mahfud MD 'Toron' ke Bangkalan
Menkopolhukam Mahfud MD dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dalam dialog soal Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (15/06/2021). (Foto: Polda Jatim)
Menkopolhukam Mahfud MD dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dalam dialog soal Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (15/06/2021). (Foto: Polda Jatim)

Bangkalan, NU Online Jatim

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar berdialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Gedung Rato Ebuh Kabupaten Bangkalan, Madura, pada Selasa (15/06/2021). Dialog digelar sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan Covid-19 di kabupaten ujung barat Pulau Madura itu.

 

Mendampingi Mahfud, hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Nico Afinta, Panglima Komando Daerah Militar V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, dan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah setempat.

 

 

Mahfud MD mengatakan, perkembangan penyebaran Covid-19 di dunia sangat pesat. Berkaca dari kasus di sejumlah negara itu, upaya antisipasi dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan harus terus dilaksanakan. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat diperlukan untuk kepentingan ini.

 

"Pemerintah mengajak para tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk bersama-sama memerangi virus COVID-19 khususnya di Kabupaten Bangkalan. Patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M dalam kegiatan sehari-hari," kata Mahfud.

 

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengajak semua tokoh agama dan masyarakat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terkait bahaya virus Covid-19, terutama di Kabupaten Bangkalan. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu menegaskan bahwa para ulama dan tokoh masyarakat akan ikut membantu pemerintah untuk kepentingan itu.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa koordinasi akan terus dilakukan antara Pemprov Jatim dengan Pemkab Bangkalan guna mengantisipasi makin menyebarnya Covid-19 di kabupaten tersebut.

 

 

Ulama kabupaten setempat, KH Imam Buchori Rohim, mengatakan bahwa peran kiai dan ulama dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten bangkalan sangat penting dalam memberikan imbauan serta mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan. Hal itu bisa dimulai dari santri pondok pesantren dan kemudian dapat disampaikan ke masyarakat.

 

Sementara itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan peran masyarakat untuk menekan laju penularan Covid-19. Ia mengakui bahwa pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam memutus rantai penularan Covid-19 tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

 

Editor: Nur Faishal


Madura Terbaru