• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Malang Raya

Cara Relawan Pulihkan Kejiwaan Anak Malang Pascaguncangan Gempa

Cara Relawan Pulihkan Kejiwaan Anak Malang Pascaguncangan Gempa
Trauma healing yang diberikan kepada anak-anak korban gempa di Desa Sumber Tangkil, Tirtoyudo, Kabupaten Malang. (Foto: NOJ/MMR)
Trauma healing yang diberikan kepada anak-anak korban gempa di Desa Sumber Tangkil, Tirtoyudo, Kabupaten Malang. (Foto: NOJ/MMR)

Malang, NU Online Jatim

Banyak warga terdampak gempa di Kabupaten dan Kota Malang beberapa waktu lalu mengalami trauma. Anak-anak yang paling rentan. Di Desa Sumber Tangkil, Kecamatan Tirtoyudo, misalnya, terdapat beberapa anak-anak yang trauma setelah merasakan guncangan gempa magnitude 6,1 beberapa hari lalu.

 

Nah, untuk memulihkan kejiwaan anak-anak korban gempa, Kementerian Sosial melakukan pendampingan psikis di Desa Sumber Tangkil. Trauma healing dilakukan di dapur umum yang didirikan, dengan mengajak anak-anak berdoa bersama, bermain, dan sebagainya.

 

Trauma healing ini bertujuan untuk menghilangkan trauma anak-anak korban gempa, khususnya di Sumber Tangkil. Mereka kita ajak berdoa, bermain, dan belajar untuk menciptakan ketenangan bagi anak-anak,” kata Kepala Koordinasi Lapangan Dapur Umum Sumber Tangkil, Hari Subakti, kepada NU Online Jatim, Kamis (15/04/2021).

 

Ia mengungkapkan, beberapa anak mengalami trauma pascagempa yang harus ditangani oleh tim. Beruntung, trauma yang dialami bocah-bocah lugu itu tidak seberapa. Setelah diikutkan sejumlah kegiatan yang menyenangkan, mereka terlihat ceria kembali.

 

Kegiatan trauma healing rencananya akan digelar selama empat hari secara bertahap di semua titik terdampak gempa.

 

“Harapan kami, kegiatan semacam ini bukan hanya dijalankan di sini saja, akan tetapi bisa dilanjutkan di beberapa tempat-tempat kebencanaan yang lain. Karena anak-anak adalah harapan masa depan bangsa yang harus kita perhatikan,” ujar Hari.

 

Editor: Nur Faishal


Malang Raya Terbaru