• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Malang Raya

Di Posko Pengungsian, Korban Gempa Malang Buka Puasa Bersama

Di Posko Pengungsian, Korban Gempa Malang Buka Puasa Bersama
Istimewa
Istimewa

Malang, NU Online Jatim

Gempa bermagnitudo 6,1 di wilayah Kabupaten Malang memang sudah berlalu. Namun, dampak gempa tersebut masih menyelimuti warga yang rumahnya menjadi korban. Mereka kini masih menempati posko pengungsian karena rumahnya rontuh atau rusak akibat gempa.

 

Meski di pengungsian, warga memang harus tetap melaksanakan ibadah puasa Ramadlan. Hingga akhirnya mereka harus melaksanakan buka bersama di posko pengungsian.

 

Mereka menyantap menu buka bersama dengan masakan dari dapur umum swadaya masyarakat dan dapur umum dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang.

 

Tentu bukan hanya buka bersama, momen makan sahur yang biasanya dilakukan di rumah masing-masing, tahun ini menjadi berbeda. Mereka terpaksa menyantap sahur, tidur, dan berbuka puasa dari tenda posko pengungsian korban gempa seperti di Desa Majang Tengah, Dampit, Malang.

 

Salah satu pengungsi di Desa Majang Tengah, Dampit, Tri Anggono, mengaku bersyukur mendapat kiriman nasi bungkus dari PMI Kabupaten Malang. Sebab, kondisi rumahnya hancur sehingga istrinya tidak bisa masak untuk kebutuhan buka puasa maupun sahur.

 

"Ya saya bersyukur karena kan di rumah istri saya tidak bisa masak. Karena rumah hancur, dapur rusak dan alat-alat rumah rusak," kata Tri dikutip dari viva.co.id.

 

Sementara itu, PMI Kabupaten Malang mendirikan dapur umum di desa Majang Tengah, Dampit, Kabupaten Malang. Mereka mendistribusikan makanan siap santap untuk menu buka. Sebanyak 3.700 lebih nasi bungkus mereka distribusikan ke warga desa terdampak gempa.

 

 

"Untuk mencukupi makan pengungsi di bulan puasa kita buat secukupnya namun hari ini kita mampu membuat 3.700 makanan bungkus untuk buka puasa. Nanti akan terus kita tingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Yang jelas jangan sampai warga yang terkena musibah gempa ini tidak dapat bantuan," kata Seketaris PMI Kabupaten Malang, Aprilijianto, Selasa (13/04/2021).

 


Editor:

Malang Raya Terbaru