• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Malang Raya

Innalillahi, KH Abd Manan Dasuki Mustasyar NU Singosari Malang Wafat

Innalillahi, KH Abd Manan Dasuki Mustasyar NU Singosari Malang Wafat
Almaghfurlah KH Abd Manan Dasuki Watugede Singosari, Malang.(NOJ/Moch. Miftachur Rizki).
Almaghfurlah KH Abd Manan Dasuki Watugede Singosari, Malang.(NOJ/Moch. Miftachur Rizki).

Malang, NU Online Jatim

Kabar duka kembali menyelimuti Singosari Kabupaten Malang. Romo KH Abd Manan Dasuki Watugede Singosari selaku Mustasyar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Singosari, Kabupaten Malang, wafat di usia 88 tahun, Senin (24/05/2021) malam.

 

Kabar akan wafatnya almaghfurlah sempat ramai di beberapa grup WhatsApp. Gus Muslichin putra kelima Almaghfurlah KH Abd Manan Dasuki, membenarkan kabar ini.

 

“Iya, Abah wafat menjelang Isya’. Kebetulan tadi saya setelah maghrib ada teman-teman rutinitas baca rotib. Setelah selesai, saya di panggil ke ndalem. Mohon doa barokah untuk Abah, Mas,” dawuh Gus Muslichin selepas sholat jenazah awal dilaksanakan, Selasa (25/05/2021) dini hari.

 

Pihaknya juga menyampaikan, untuk proses pemakaman akan dilaksanakan pada Selasa (25/05/2021) pukul 09.00 WIB, di pemakaman keluarga.

 

“Kami mohon untuk yang hadir, hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan, untuk keselamatan bersama,” imbuhnya.

 

Gus Muslichin juga menyampaikan pesan almaghfurlah sebelum wafat kepada kakaknya. “Abah pernah berwasiat kepada kakak saya, ketika wafat nanti beliau ingin dibacakan surat Al-Ikhlas sampai selesai dimakamkan,” pungkasnya.

 

Rasa duka atas wafatnya KH Abd Manan Dasuki juga menyelimuti beberapa tokoh yang ada di Singosari. Seperti halnya yang disampaikan Gus Ahsani Fathur Rahman, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islahiyah Singosari, Malang. Dirinya mengatakan, bahwa almaghfurlah adalah sosok yang sederhana. Banyak hal yang harus ditiru dari KH Abd Manan Dasuki.

 

“Seperti halnya menjalani hidup yang sederhana, dan selalu berkhidmat untuk ummat,” ungkapnya.

 

Gus Ahsani Fathur Rahman menggambarkan almaghfurlah sebagai sosok panutan bagi banyak kalangan. Bagaimana tidak, ia merupakan sosok yang dekat dengan siapapun.  

 

“Tidak pernah marah, hidup zuhud, humoris, istiqomah, mencintai apa adanya, tidak pernah neko-neko, mengutamakan akhlak, dan masih banyak lagi yang lainnya,” pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Malang Raya Terbaru