• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 7 Desember 2022

Matraman

Kiprah Banser di Ponorogo, Kehadirannya Membuat Nyaman

Kiprah Banser di Ponorogo, Kehadirannya Membuat Nyaman
Di acara keagamaan yang menghadirkan kiai dan warga, Banser selalu hadir. (Foto: NOJ/Yoga)
Di acara keagamaan yang menghadirkan kiai dan warga, Banser selalu hadir. (Foto: NOJ/Yoga)

Ponorogo, NU Online Jatim

Peran Barisan Ansor Serba Guna (Banser) dalam mengamankan kiai, ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terus dirasakan hingga kini.

 

Aneka kegiatan keagamaan warga, khususnya Nahdliyin selalu menggunakan jasa Banser. Dari mulai pengajian, haul, harlah, hingga kegiatan sosial yang tentu bermanfaat bagi masyarakat.

 

Demikian pula saat khatmil Qur'an dan haul Kiai Umar Shodiq dan tutup Syuran yang digelar di Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Kamis (17/9/2020). Kehadiran banser membuat masyarakat dan para kiai merasa nyaman untuk berada di lokasi acara.

 

Muhammad Junaidi selaku Kepala Satuan Koordinasi Kelompok Desa Banser Babadan mengatakan dalam acara itu melibatkan setidaknya 20 anggota dalam mengamankan kegiatan. Sejak pukul 06:00 WIB, Banser mengawal dan mengamankan jalannya khatmil Qur'an, haul Kiai Umar Shodiq dan tutup syuran.

 

"Kita mulai ngepam, mengamankan kendaraan jamaah, sosialisasi protokol kesehatan dan membantu TNI-Polri yang berjaga," katanya.

 

Junaidi mengungkap pihaknya juga berkeliling untuk mempermudah penjemput jamaah Jamiyatul Qurra wal Hufadz (Jamqur) di 40 lokasi. Mereka bahu membahu mempermudah penjemput.

 

"Selain itu, mereka juga dengan tegas mengingatkan jamaah Jamqur untuk memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan sebelum tiba di lokasi khataman," tegasnya.

 

Selain itu, pihak Banser Babadan juga terus meningkatkan kewaspadaan terkait kejadian yang tengah viral atas penyerangan ulama di daerah Lampung yang menimpa Syekh Ali Jaber.

 

"Kewaspadaan ditingkatkan karena kami ingin mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di wilayah Ponorogo, khususnya Babadan," tegasnya.

 

Sementara itu, Indah Ayu Lestari warga Desa Babadan yang hadir dalam acara puncak haul mengaku sangat senang dengan apa yang dilakukan anggota Banser. Mereka mulai dari jalanan bersama aparat terkait menjaga lalu lintas, mengamankan parkir dan menjaga lokasi acara.

 

"Merasa nyaman dan terjaga mas," tegasnya.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Matraman Terbaru