• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

16 Juta Pemudik akan Banjiri Jatim, Ini Langkah Forkopimda

16 Juta Pemudik akan Banjiri Jatim, Ini Langkah Forkopimda
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dan Pngdam Brawijaya Mayjen Nurcahyanto usai rakor operasi ketupat semeru. (Foto: NOJ/Humas Polda Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dan Pngdam Brawijaya Mayjen Nurcahyanto usai rakor operasi ketupat semeru. (Foto: NOJ/Humas Polda Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Sebanyak 16,8 juta orang diprediksi akan melakukan perjalanan mudik ke Jawa Timur pada musim mudik dan balik Lebaran nanti. Untuk melancarkan tradisi tahunan itu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jatim pun melakukan Rapar Koordinasi Operasi Ketupat di Markas Polda Jatim di Surabaya, Selasa (19/04/2022). Di situ dirumuskan langkah untuk melancarkan arus mudik.


Hadir pada kesempatan itu, di antaranya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kabagops Binda Jatim yang mewakili Kabinda Jatim, Kasgartap III/Surabaya, dan lainnya.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, berdasarkan hasil penelitian Badan Litbang Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Korlantas Polri, Jatim menempati peringkat kedua sebagai daerah tujuan mudik. Diperkirakan, sekitar 16 juta orang akan melakukan mudik ke Jatim. Adapun puncak arus mudik sekira 28 April 2022 dan arus balik 8 Mei 2022.


"Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan mudik di tengah pandemi Covid-19, Polda Jatim berkomunikasi, berkolaborasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya akan melaksanakan Oprasi Ketupat Semeru 2022 yang akan dilaksanakan selama 12 hari, terhitung mulai tanggal 28 April sampai 9 Mei 2022," papar Nico.


Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto mengatakan bahwa pada tahun ini akan terjadi peningkatan jumlah pemudik. Karena itu perlu diantisipasi agar mudik aman, sehat dan selamat. "Jajaran Kodam V/Brawijaya siap mendukung kebijakan pemerintah untuk mengamankan mudik,” tandasnya.


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arahan Presiden RI bahwasanya masyarakat diperbolehkan untuk mudik Lebaran tahun 2022 namun dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan 1 kali Booster, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.


Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jatim memetakan ada empat jalur yang akan menjadi fokus pengawasan saat mudik dan balik Lebaran nanti. Satu di antaranya di jalur tol. Di jalur tanpa hambatan ini, ada tujuh titik yang berpotensi terjadi kemacetan kendaraan pemudik.


Empat jalur di Jawa Timur yang akan diawasi secara intensif selama musim mudik dan balik Lebaran yaitu jalur Pantai Utara, selatan, tengah, dan tol. “Yang perlu kita antisipasi adalah jalan tol,” kata Direktur Lalu Lintas Komisaris Besar Polisi Latief Usman.


Di jalan tol, lanjut Latief, ada tujuh titik yang perlu diwaspadai karena rawan kemacetan. Tujuh titik jalan tol itu semuanya berstatus jalur utama, baik untuk mudik jarak jauh maupun lokal. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pengelola tol untuk mengantisipasi kemacetan. "Seperti Tol Sidoarjo, Tol Kejapanan, Waru Gunung, Singosari, Pandaan," ujarnya.


Untuk melancarkan mudik, Latief mengaku pihaknya mendirikan posko di tol yang ada di Jatim sebagai tempat istirahat atau rest area, semuanya ada 23 titik posko. "Di tol kita betul-betul mempersiapkan diri, ada 23 rest area yang kami kelola, bagaimana masyarakat yang perjalanan jauh lewat Jatim itu supaya bisa nyaman," ucapnya.


Metropolis Terbaru