• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Metropolis

98 Tahun Khidmah NU untuk Kemandirian Negeri

98 Tahun Khidmah NU untuk Kemandirian Negeri
Abdussalam Shohib, Wakil Ketua PWNU Jatim. (Foto: NOJ/no)
Abdussalam Shohib, Wakil Ketua PWNU Jatim. (Foto: NOJ/no)

Surabaya, NU Online Jatim

Tepat pada 16 Rajab mendatang, Nahdlatul Ulama (NU) memasuki Hari Lahir (Harlah) yang ke-98. Peran NU di tengah-tengah umat kian dirasakan memberi manfaat yang besar. Hal tersebut selaras dengan tema yang diangkat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam Harlah ke-98 NU ini.

 

“Kami mengusung tema ‘Menyongsong Satu Abad, Meneladani Muassis, Menuju Kemandirian’. Harapan kami, NU dapat bangkit dari situasi pandemi Covid-19 yang menyerang segala aspek,” kata KH Abdussalam Shohib, Ketua Panitia Harlah ke-98 NU, Kamis (11/02/2021).

 

Ulama muda yang juga Wakil Ketua PWNU Jawa Timur ini mengungkapkan, bahwa menjelang satu abad NU, PWNU Jawa Timur melalui beberapa bidang sudah memberi kontribusi yang maksimal.

 

“Di pendidikan, kami berupaya untuk meningkatkan eksistensi pesantren-pesantren NU. Selain itu, saat ini banyak kader-kader NU yang menduduki tempat-tempat strategis di eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Serta, perekonomian nahldiyin juga semakin membaik dengan berdirinya Baitul Mal wat Tamwil (BMT) NU. Kami juga akan berupaya untuk mendirikan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). Karena kita tau saat ini, sektor pertanian juga masih menjadi problem bagi warga NU,” jelasnya.

 

Dalam memperingati Harlah ke-98 NU, PWNU Jawa Timur sendiri akan fokus pada bidang kesehatan dan aksi sosial. Di bidang kesehatan, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) akan membuat program donor plasma penyintas Covid-19 bagi warga NU yang pernah tertular untuk diberikan kepada para penderita.

 

“Kami juga sedang berupaya untuk memberikan vaksin kepada para tokoh agama. aksi sosial. Pada aksi sosial, NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) serentak akan melakukan 98 aksi sosial di berbagai daerah di Jawa Timur,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang.

 

Tidak hanya itu, dirinya mengatakan, bahwa PWNU akan memberikan Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu) secara simbolis untuk warga ex syiah dan Front Pembela Islam (FPI).

 

“Kami mengapresiasi kehadiran mereka untuk kembali kepada ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah,” ungkapnya.

 

Pria yang akrab disapa Gus Salam ini menekankan, bahwa semua program PWNU Jawa Timur dalam memperingati Harlah ke-98 NU dilaksanakan secara virtual sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

 

“Sesuai dengan imbauan pemerintah terkait pandemi Covid-19, semua program kami laksanakan secara virtual dan tersebar di PCNU se-Jawa Timur. Sehingga tidak ada kerumunan dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru