• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Metropolis

Ansor di Sidoarjo Napak Tilas Hari Santri Jalan Kaki ke Makam Ulama

Ansor di Sidoarjo Napak Tilas Hari Santri Jalan Kaki ke Makam Ulama
Rombongan peserta napak tilas Hari Santri PAC GP Ansor Tanggulangin, berjalan kaki menuju Pesantren Al Hidayah, Desa Ketegan, Sabtu (25/10/2020) malam. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).
Rombongan peserta napak tilas Hari Santri PAC GP Ansor Tanggulangin, berjalan kaki menuju Pesantren Al Hidayah, Desa Ketegan, Sabtu (25/10/2020) malam. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Hari Santri merupakan momen spesial dan penuh makna bagi santri. Maka memperingati Hari Santri sebagai wujud mengenang kembali sejarah perjuangan para kiai dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia sangatlah wajar.

 

Untuk mengenang sejarah perjuangan para kiai terdahulu, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda  (GP) Ansor Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo menggelar napak tilas yang dikemas dalam acara peringatan Hari Santri 2020, Sabtu (24/10/2020) malam.

 

Napak tilas dengan berjalan kaki tersebut mendapatkan pengawalan dari Polsek Tanggulangin. Sementara pesertanya terdiri dari jajaran pengurus PAC GP Ansor Tanggulangin, Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor, serta utusan GP Ansor ranting dengan total peserta berjumlah 50 orang. Selama pelaksanaan tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Tanggulangin, H Zaenal Hayat saat menyampaikan sambutan menuturkan, pentingnya napak tilas untuk mengenang sejarah para pejuang terdahulu.

 

“Napak tilas dilakukan untuk mengenang sejarah, kita ingin merasakan sedikit betapa beratnya para pejuang terdahulu dalam merebut kemerdekaan negara Republik Indonesia, dengan resolusi jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari,” tuturnya sesaat sebelum memberangkatkan peserta napak tilas.

 

Sementara itu, ketua PAC GP Ansor Tanggulangin, Askur Ahmad menyampaikan rute napak tilas diawali dari kantor MWCNU Tanggulangin. Selanjutnya berjalan kaki menuju Pesantren Al Hidayah, Desa Ketegan. Dan berakhir di Pesantren Man'baul Hikam (Mahika) Desa Putat dengan jarak tempuh sejauh 8 kilometer.

 

“Kami berangkat dari kantor MWCNU Tanggulangin jam 9 malam. Selanjutnya kami bersama Rais Syuriyah MWCNU Gus Abdulloh Ahmad berjalan kaki menuju Pesantren Al Hidayah,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Lebih lanjut, Askur menceritakan, sesampainya di Pesantren Al Hidayah, rombongan peserta napak tilas disambut dengan tangan terbuka oleh KH Syafi’ Misbah, pengasuh Pesantren tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan ziarah dan pembacaan tahlil serta doa di makam KH Maksum Ahmad, pendiri Pesantren Al Hidayah.

 

Dalam kesempatan ramah tamah di kediamannya, Kiai Syafi memberikan nasehatnya kepada Ansor-Banser yang menjadi peserta napak tilas, sambil menghidangkan jamuannya. “Ansor-Banser harus kuat, tidak boleh mudah terprovokasi dengan keadaan saat ini. Ansor Banser harus menjadi contoh Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin,” tegasnya.

 

Usai ramah tamah, rombongan peserta napak tilas mohon pamit untuk melanjutkan perjalanan menuju Pesantren Mahika, Desa Putat. “Kami sampai di Pondok Mahika sekitar pukul 12 malam, lalu membaca tahlil dan doa bersama di makam KH Khozin Manshur, pendiri Pesantren Mahika, dipimpin oleh Katib MWCNU Ustadz Madukha,” ujar Askur.

 

 

 

Dirinya mengaku bangga bahwa di kawasan Kecamatan Tanggulangin terdapat dua Pesantren besar dengan jumlah santri ribuan, yakni Pesantren Al Hidayah dan Mahika.

 

“Dengan diadakannya napak tilas ini, semoga kita mendapatkan energi positif dari Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh mbah  Hasyim Asy’ari, karena napak tilas ini untuk memperingati Hari Santri 2020. Kami berharap para sahabat tetap semangat berkhidmah, baik di Ansor, Banser, maupun NU,” ungkapnya.

 

Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan napak tilas sehingga berjalan dengan sukses. “Kami ucapkan terimakasih kepada Pesantren Al Hidayah, Mahika, Polsek Tanggulangin, MWCNU serta Pembina PAC GP Ansor Tanggulangin atas bantuan dan dukungannya untuk suksesnya acara napak tilas peringatan Hari Santri 2020,” pungkasnya.

 

Editor: Romza


Editor:

Metropolis Terbaru