• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Metropolis

Duet KH Kholili dan Abah Yanto Kembali Pimpin NU Krembung Sidoarjo

Duet KH Kholili dan Abah Yanto Kembali Pimpin NU Krembung Sidoarjo
Konfrensi MWCNU Krembung. (Foto: NOJ/SA)
Konfrensi MWCNU Krembung. (Foto: NOJ/SA)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Dalam ajang Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krembung, Sidoarjo kembali memilih dan menetapkan KH Kholili Abdul Jalil sebagai Rais Syuriah dan H Suyanto sebagai Ketua MWC NU Krembung Periode 2021-2026.

 

Acara yang digelar mulai pagi 07.30 hingga berakhir sore hari pukul 15.30 tersebut diawali dengan laporan pertanggung jawaban dan sidang komisi, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan pimpinan NU di tingkat kecamatan. Adapun peserta konferensi adalah seluruh Ketua dan Rais Syuriah dari 20 ranting di wilayah Kecamatan Krembung. Hadir dalam agenda lima tahunan tersebut adalah empat perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo dan seluruh ketua badan otonom serta lembaga di MWCNU Krembung.

 

H Suyanto kembali unggul dengan memperoleh 11 suara. Ia yang selama ini menjabat sebagai Ketua MWCNU Krembung kembali terpilih dan kembali menggandeng KH Kholili Abdul Jalil sebagai Rais Syuriah MWCNU Krembung. 

 

Saat dikonfirmasi oleh NU Online Jatim via WhatsApp, Abah Yanto menyampaikan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di periode keduanya.

 

"Tugas kami selanjutnya adalah ingin mensinergikan seluruh badan otonom dan lembaga untuk membawa NU menuju kemandirian umat dan memperkokoh ukhuwah nahdliyin," kata mantan Sekretaris MWCNU Krembung tersebut. 

 

Mantan Ketua Ranting NU Keper dua Periode tersebut ingin NU di Krembung ini tetap berdaya dan mandiri secara materi maupun naluri lahir batin.

 

"Saat ini MWCNU sedang proses menyelesaikan pembangunan kantor dan melakukan perbaikan balai kesehatan yang nantinya kita manfaatkan juga untuk lembaga perekonomian. Sehingga kemandirian ini bisa berjaya lewat perekonomian maupun Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU),"  jelas Alumni Ponpes Al Fatah Mangunsari, Tulungagung tersebut.

 

Sehingga pria kelahiran Sidoarjo 3 Maret 1972 ini siap melanjutkan pengabdian di MWCNU krembung untuk menuntaskan program yang belum selesai di periode pertama kepemimpinannya. 

 

"Mohon doa restu dan dukungan semua pihak, agar kami mampu mewujudkan NU Krembung yang mandiri dan bersatu," pungkas mantan pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kenongo, Porong tersebut.

 

Editor: Risma Savhira


Metropolis Terbaru