• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 26 November 2022

Metropolis

ISNU Sidoarjo Gandeng Kemnaker Gelar Pelatihan Menjahit

ISNU Sidoarjo Gandeng Kemnaker Gelar Pelatihan Menjahit
Ketua PC ISNU Sidoarjo memberikan sambutan di hadapan peserta pelatihan menjahit. (Foto: NOJ/Yuli R)
Ketua PC ISNU Sidoarjo memberikan sambutan di hadapan peserta pelatihan menjahit. (Foto: NOJ/Yuli R)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Dampak pandemi Covid-19 masih terasa hingga saat ini. Pasalnya banyak sektor usaha yang terpuruk akibat virus Corona tersebut. Hal ini berimbas kepada jumlah pengangguran yang meningkat. Karenanya dibutuhkan peran semua pihak untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

 

Tidak ingin berpangku tangan, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Sidoarjo menggelar pelatihan menjahit. Kegiatan ini menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

 

Pelatihan digelar selama tiga hari sejak Senin hingga Rabu (28-30/12/2020), dipusatkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahaudin, Jalan Raya Ngelom, Kecamatan Taman. Pesertanya berjuml;ah 20 orang, terdiri dari unsur Nahdliyat dan mereka yang masih belum bekerja. Dan selama kegiatan, panitia tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

 

Ketua PC ISNU Sidoarjo H Sholehuddin, menegaskan telah mendapatkan kepercayaan dari Kemnaker RI merealisasikan program pemerintah yang bersifat perluasan tenaga kerja.

 

“Pelatihan ini digelar untuk menyikapi dampak pandemi Covid-19, juga bertujuan untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan atau keumatan. Maka dari itu kami mencoba untuk mencari terobosan baru bagaimana mendukung program pemerintah  berkaitan dengan pencipataan lapangan usaha baru tadi,” katanya.

 

Dirinya berharap dari pelatihan ini, peserta bisa menjadi tenaga kerja mandiri yang tidak menggantungkan kepada pemerintah. Juga bisa saling bersinergi dengan baik, tentunya tetap dalam binaan PC ISNU Sidoarjo.

 

“Selain materi pelatihan, setiap peserta mendapatkan bantuan mesin jahit. Diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan bersinergi dan mandiri yang ujungnya menjadi sentra unit usaha yang dibina ISNU Sidoarjo,” terangnya.

 

Koordinator pelatihan, Siti Arum Maftuchah menjelaskan panitia menghadirkan pemateri ahli. Pelatihan hari pertama, diawali dengan pembukaan, sambutan ketua PC ISNU Sidoarjo, dan materi motivasi wirausaha sukses.

 

Dilanjutkan pemaparan kebijakan pemerintah daerah oleh Kepala Disnaker Pemkab Sidoarjo Fenny Apridawati, kemudian sambutan Arzetti Bilbina anggota DPR RI komisi XI sekaligus sebagai mitra Kemnaker RI. Kegiatan diakhiri dengan materi cara mengelola keuangan usaha.

 

Lebih lanjut Arum memaparkan, peserta mendapatkan materi cara memasarkan hasil produksi serta teori dan praktik membuat pola baju dan masker.

 

“Hari ketiga, peserta diberikan materi teori dan praktik produksi menjahit baju serta teori dan praktik produksi menjahit masker,” paparnya.

 

“Terima kasih ISNU Sidoarjo, saya sangat senang bisa ikut pelatihan ini dan penting. Karena saya ingin memiliki usaha baru, semoga nantinya bisa jalan untuk menambah penghasilan keluarga,” kata Lilik, peserta dari Cangkringsari, Sukodono.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Metropolis Terbaru