• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 29 Juni 2022

Metropolis

Kiai Nawawi Sidogiri Wafat, Alumni Diminta Berdoa dari Rumah

Kiai Nawawi Sidogiri Wafat, Alumni Diminta Berdoa dari Rumah
Maklumat wali santri, alumni, dan simpatisan dilarang tidak melayat langsung ke Pesantren Sidogiri. (Foto: Instagram)
Maklumat wali santri, alumni, dan simpatisan dilarang tidak melayat langsung ke Pesantren Sidogiri. (Foto: Instagram)

Surabaya, NU Online Jatim

Wali santri dan alumni Pesantren Sidogiri Pasuruan dilarang untuk melayat langsung atas wafatnya pengasuh pesantren tersebut, KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil, pada Ahad (13/06/2021) sore. Situasi pandemi Covid-19 jadi pertimbangan sehingga dikhawatirkan menimbulkan kerumunan dalam jumlah besar saat proses penyalatan dan pemakaman almarhum.

 

Larangan melayat langsung ke Pesantren Sidogiri itu disampaikan melalui akun Instagram resmi Ikatan Alumni Santri Sidogiri, @s1dogiri. Maklumat itu dikeluarkan beberapa saat setelah kabar wafatnya Kiai Nawawi tersebar luas di media sosial dan jejaring WhatsApp.

 

“Maklumat. Diberitahukan kepada alumni, wali santri, dan simpatisan Pondok Pesantren Sidogiri dilarang datang ke Pondok Pesantren Sidogiri,” demikian bunyi maklumat tersebut.

 

Ketua Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) Ahmad Sa’dullah Abd Alim membenarkan soal maklumat tersebut. Ia mengatakan surat resmi maklumat tersebut akan segera dikeluarkan oleh IASS.

 

“(Maklumat) dari IASS akan keluar secara resmi,” katanya dikonfirmasi NU Online Jatim melalui pesan singkat.

 

Diberitakan sebelumnya, Umat Islam, terutama di Jawa Timur, berduka. Pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan, KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil, meninggal dunia saat dirawat di salah satu RS di Malang pada Ahad (13/06/2021) sekira pukul 16.40 WIB.

 

Salah satu anggota keluarga besar Pesantren Sidogiri, Ilham Wahyudi. “Iya, betul,” katanya.

 

Editor: Nur Faishal  


Metropolis Terbaru