• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Metropolis

LAZISNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Bentuk Amil Syar'i di Masjid dan Mushala

LAZISNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Bentuk Amil Syar'i di Masjid dan Mushala
Sosialisasi pembentukan amil syar'i oleh PC NU Care-LAZISNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/R Salam)
Sosialisasi pembentukan amil syar'i oleh PC NU Care-LAZISNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/R Salam)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Keinginan kuat kaum muslimin untuk berbagi hendaknya juga diimbangi pengelola yang memahami aturan. Dengan demikian, segala hal yang berkaitan dengan penerimaan, tata kelola dan pendistribusian donasi dari warga dapat dikelola secara benar.

 

Semangat tersebut yang dimiliki Unit Pengelolaan Zakat Infaq dan Sedekah (UPZIS)  NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU Desa Kedungrejo, Waru, Sidoarjo. Yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi dan ngaji fikih tentang bab zakat yang diisi oleh Ustadz Lukman Hakim. Kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Huda Kedungrejo, Ahad (09/05/2021).

 

"Mengelola zakat itu dinamakam amil. Namun akan lebih mantap dan terukur jika menjadi amil syar'i," kata Ustadz Lukman Hakim.

 

Pengurus Cabang (PC) NU Care-LAZISNU Sidoarjo tersebut menyebutkan, bahwa amil syar'i itu mempermudah mereka yang berderma atau muzakki dalam berzakat. Dengan demikian yang bersangkutan tidak merasa ragu saat memberikan zakatnya kepada panitia.

 

"Karena amil syar’i ini juga merupakan mustahiq syari yang berhak menerima zakat dan mengelola," terangnya.

 

Lebih jauh pihaknya menjelaskan, apabila muzakki berzakat fitrah dengan uang, maka panitia bertugas mengubahnya dijadikan beras atau bahan pokok.

 

Ketua UPZIS NU Care LAZISNU Kedungrejo, Ahmad Syafii menjelaskan, kegiatan menjelaskan peran dan fungsi amil syar'i dalam pengelolaan zakat fitrah dan maal di masjid dan mushala se-Desa Kedungrejo. Karena ke depannya, Jaringan Pengumpul Zakat Infaq Shadaqah atau JPZIS yang telah terbentuk dapat memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat. Tidak hanya pada saat Ramadlan berupa zakat fitrah, tetapi juga setelahnya.

 

"Tujuan adanya kegiatan ini agar semua masjid dan mushala mempunyai amil syar'i berupa JPZIS yang berdaya guna dan optimal dalam mengelola zakat, infaq dan shadaqah para jamaahnya," katanya.

 

Penulis: Rahmat Salam


Editor:

Metropolis Terbaru