• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

Malang Diguncang Gempa, Dirasakan hingga Kediri dan Blitar

Malang Diguncang Gempa, Dirasakan hingga Kediri dan Blitar
Laporan terjadinya gempa di daerah Malang pagi ini. (Foto: NOJ/Kompas)
Laporan terjadinya gempa di daerah Malang pagi ini. (Foto: NOJ/Kompas)

Surabaya, NU Online Jatim
Baru saja, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa di Malang. Kejadian tepatnya berlangsung pada pukul 09.21 WIB

 

Berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, kekuatan gempa diketahui mencapai M 5,3 dengan titik kedalaman 33 Km. Titik lokasi gempa adalah 8.84 LS dan 112.51 BT atau 78 kilometer barat daya Kabupaten Malang.

 

M Miftachur Rizki, warga Singosari, Malang menyampaikan bahwa pada jam tersebut merasakan getaran. Bahkan di salah satu grup menanyakan apakah hanya di kawasan Malang yang merasakan guncangan.

 

"Apakah hanya di Malang yang bergoyang?" katanya.

 

Terkait hal ini, katanya, pihak Pemerintah Kabupaten Malang terus melakukan pemantauan.  

 

Warga di kawasan Kabupaten Blitar menyatakan bahwa merasakan getaran gempa dimaksud. 

 

“Blitar juga," kata Ika Nur Fitriani, warga Desa Candirejo, Ponggok, Kabupaten Blitar.

 

Gempa juga dirasakan warga Tulungagung dan Kediri. Hal tersebut sebagaimana disampaikan sejumlah warganet bahwa mereka mengungkapkan merasakan guncangan gempa tersebut.

Hingga berita ini ditulis belum diketahui apa penyebab gempa. Akan tetapi BMKG menyampaikan bahwa tidak berpotensi tsunami. 

 

Dihubungi media ini, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Timur, Syaiful Amin mengingatkan akan potensi gempa tersebut. 

 

“Mohon diantisipasi potensi gempa yang akan melanda sejumlah kawasan di Jawa Timur,” katanya.

 

Karena itu, dirinya berharap warga tetap meningkatkan kewaspadaan karena musim juga mulai berubah. Dalam suasana seperti itu, sejumlah persiapan yang dibarengi dengan kewaspadaan tinggi harus terus ditingkatkan.

 

“Tetap waspada dan bila tidak terlalu penting untuk tidak melakukan perjalan ke luar rumah sebagai antisipasi kondisi cuaca yang gampang berubah,” pesannya.

 

Dirinya juga menyarankan untuk terus memantau informasi dari BMKG karena informasi terkait hal tersebut dapat dipantau setiap saat.

 

“Tingkatkan kewaspadaan dan terus ikuti perkembangan terkait kondisi alam dari lembaga berwenang dalam hal ini BMKG,” pungkasnya. 


Editor:

Metropolis Terbaru