• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Metropolis

Nahdliyin Jatim, Waspada Gelombang Tinggi 2-6 Meter

Nahdliyin Jatim, Waspada Gelombang Tinggi 2-6 Meter
Ilustrasi gelombang tinggi. (Foto: Kominfo)
Ilustrasi gelombang tinggi. (Foto: Kominfo)

Surabaya, NU Online Jatim

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas II Maritim Tanjung Perak, Surabaya, menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi empat sampai enam meter di perairan Jawa Timur selama dua hari, Rabu sampai Kamis (28-29/07/2021). Masyarakat terutama di pesisir diminta waspada.

 

Data BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak yang dirilis pada Selasa (27/07/2021) menyebutkan, gelombang tinggi diprediksi terjadi di kawasan perairan selatan dan Samudera Hindia selatan Jatim. Sedangkan di perairan utara diprediksi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter.

 

Rinciannya, di Perairan Kalteng bagian timur, Laut Jawa utara Bawean,  Laut Jawa selatan Bawean, Laut Jawa barat Masalembo, Laut Jawa timur Masalembo, perairan Utara Madura, Perairan Kepulauan Sapudi, Perairan Kepulauan Kangean, dan Selat Madura bagian Timur.

 

Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Ady Hermanto menjelaskan, selain gelombang tinggi, angin kencang juga diprediksi menerpa perairan Jatim. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara menuju Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 25 knot.

 

Di Indonesia bagian selatan bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5- 25 knot,” kata Ady.

 

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Banten ke Jawa Barat, Laut Jawa, Perairan Kepulauan Sangihe menuju Kepulauan Talaud, Perairan Fakfak hingga Kaimana, dan Laut Arafuru bagian timur.

 

Berdasarkan prakiraan itu, BMKG mengimbau masyarakat di pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan. Perahu nelayan harus berhati-hati dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

 

Kapal tongkang juga diharap berhati-hati dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Kemudian, kapal fiber menghindari kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,0 meter.

 

Adapun kapal ferry diminta waspada untuk kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Lalu, kapal besar diharap menghindari kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas empat meter.


Metropolis Terbaru