Home Metropolis Warta Pendidikan Malang Raya Pemerintahan Madura Parlemen Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Mitra Pustaka

NU Kabupaten Mojokerto Gelar Musykercab, Ini Harapannya

NU Kabupaten Mojokerto Gelar Musykercab, Ini Harapannya
pembukaan Musykercab II dan silaturrahmi alim ulama PCNU Kabupaten Mojokerto . (Foto: NOJ/ Yulia NH).
pembukaan Musykercab II dan silaturrahmi alim ulama PCNU Kabupaten Mojokerto . (Foto: NOJ/ Yulia NH).

Mojokerto, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Musykercab) II dan Silaturrahmi Alim Ulama.

 

Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari pada Jum’at-Sabtu (15-16/10) ini berpusat di Pondok Pesantren Nurul Islam 2, Desa Jabontegal , Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Tema yang di usung yakni ‘Bersinergi Mantapkan Khidmat, Menebar Manfaat, Mewujudkan Kemaslahatan Umat’.

 

KH Abdul Adhim Alwi, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto dalam sambutannya menjelaskan, tema yang diusung merupakan jargon yang harus diangkat dari program-program yang sudah dilaksanakan. 

 

“Tiga tahun sudah menghasilkan bangunan-bangunan, baik infrakstruktur maupun sinergitas di dalam kepengurusan organisasi. Mulai pembangunan pemasangan paving, masjid dan MCKnya, kantor Balai Latihan Kerja (BLK), ruang banom, semuanya separuh lebih hasil dari iuran,” ucapnya. 

 

Menurut Kiai Adhim, salah satu yang harus dijaga dalam kepengurusan adalah kekompakan. “Satu dalam evaluasi kita yaitu kekompakan yang harus kita bangun, alaikum bil jamaah, fa inna yadhallahi ma’al jamaah (kompaklah kalian bersatulah kalian karena di dalam kekompakan dan kebersatuan disitu ada pertolongan Allah SWT),” pungkasnya.

 

Kiai Adhim berharap, kedepan akan berdiri fasilitas kesehatan di masing-masing Majelis Wakil Cabang nahdlatul Ualam (MWCNU) supaya jamiyah semakin maju dan bermartabat.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) NU Jawa Timur, KH Abdus Salam Sohib dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur Musykercab yang merupakan amanat organisasi tetap bisa dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Mojokerto. 

 

 

“Semua patut disyukuri agar kita tergolong dari apa yang didawuhkan (disampaikan) oleh Ibnu Atha’illah as Syakandari di dalam hikamnya yang artinya barang siapa yang tidak disiplin di dalam mensyukuri nikmat, maka dia sama dengan mengusir nikmat yang telah didapatkan,” tandasnya.

 

Penulis: Yulia Novita Hanum

Terkait

Metropolis Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

Terkini