NU Kabupaten Mojokerto Gelar Musykercab, Ini Harapannya
Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:00 WIB

pembukaan Musykercab II dan silaturrahmi alim ulama PCNU Kabupaten Mojokerto . (Foto: NOJ/ Yulia NH).
Romza
Penulis
Mojokerto, NU Online Jatim
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Musykercab) II dan Silaturrahmi Alim Ulama.
Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari pada Jum’at-Sabtu (15-16/10) ini berpusat di Pondok Pesantren Nurul Islam 2, Desa Jabontegal , Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Tema yang di usung yakni ‘Bersinergi Mantapkan Khidmat, Menebar Manfaat, Mewujudkan Kemaslahatan Umat’.
KH Abdul Adhim Alwi, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto dalam sambutannya menjelaskan, tema yang diusung merupakan jargon yang harus diangkat dari program-program yang sudah dilaksanakan.
“Tiga tahun sudah menghasilkan bangunan-bangunan, baik infrakstruktur maupun sinergitas di dalam kepengurusan organisasi. Mulai pembangunan pemasangan paving, masjid dan MCKnya, kantor Balai Latihan Kerja (BLK), ruang banom, semuanya separuh lebih hasil dari iuran,” ucapnya.
Menurut Kiai Adhim, salah satu yang harus dijaga dalam kepengurusan adalah kekompakan. “Satu dalam evaluasi kita yaitu kekompakan yang harus kita bangun, alaikum bil jamaah, fa inna yadhallahi ma’al jamaah (kompaklah kalian bersatulah kalian karena di dalam kekompakan dan kebersatuan disitu ada pertolongan Allah SWT),” pungkasnya.
Kiai Adhim berharap, kedepan akan berdiri fasilitas kesehatan di masing-masing Majelis Wakil Cabang nahdlatul Ualam (MWCNU) supaya jamiyah semakin maju dan bermartabat.
Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) NU Jawa Timur, KH Abdus Salam Sohib dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur Musykercab yang merupakan amanat organisasi tetap bisa dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Mojokerto.
“Semua patut disyukuri agar kita tergolong dari apa yang didawuhkan (disampaikan) oleh Ibnu Atha’illah as Syakandari di dalam hikamnya yang artinya barang siapa yang tidak disiplin di dalam mensyukuri nikmat, maka dia sama dengan mengusir nikmat yang telah didapatkan,” tandasnya.
Penulis: Yulia Novita Hanum
Terpopuler
1
Haul ke-44 Mbah Hamid Pasuruan, Berikut Rangkaian Acaranya
2
Solidaritas Ojol: Ribuan Pengemudi Iringi Pemakaman Affan yang Meninggal dalam Demo
3
Yudisium Angkatan 2021, Fakultas Pertanian Unisda Bersama Mahasiswa RPL
4
Kunjungi Keluarga Affan Kurniawan, Tim NU Peduli Berikan Santunan
5
Nabawi Award, Cara LTMNU Standardisasi Masjid di Tulungagung
6
PWNU Jatim Minta Pemerintah-DPR Terbuka, Ajak Rakyat Jaga Persatuan
Terkini
Lihat Semua