• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Metropolis

Respon Keras DPRD Jatim soal Contoh Pacaran di LKS MI

Respon Keras DPRD Jatim soal Contoh Pacaran di LKS MI
Lembar Kerja Siswa (LKS) Kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang jadi sorotan. (Foto: Istimewa).
Lembar Kerja Siswa (LKS) Kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang jadi sorotan. (Foto: Istimewa).

Surabaya, NU Online Jatim

Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) Kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) menjadi sorotan. Pasalnya, di LKS tersebut menyebutkan ciri-ciri orang munafik sebagai contoh ingkar janji saat pacaran.

 

Hal itu tersebut memantik respon keras dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim, Ahmad Iwan Zunaih. Ia mengatakan, saat mendampingi anaknya belajar, ia dikejutkan dengan adanya kalimat yang kurang pantas di LKS tersebut.

 

"Saat saya mendampingi anak belajar ada bab terkait masalah munafik. Cuma contohnya itu tidak etis sama sekali dan tidak mendidik," katanya, Rabu (09/06/3021), dilansir dari bangsaonline.com.

 

Gus Iwan, sapaan akrabnya mengaku, tidak jarang dirinya menemukan hal serupa di LKS. Karena itu, ia mendesak Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama untuk bertanggung jawab.

 

Bahkan dirinya mengatakan, hendaknya ada proses seleksi dan semacam akreditasi terkait LKS yang disebar. Agar materi yang ada di dalamnya lebih terkontrol.

 

"Jangan semua penerbit bisa menerbitkannya, akhirnya seperti ini tidak ada audit, tidak ada edit, dan tidak ada acuan yang baku," ujar Anggota Komisi B DPRD Jatim ini.

 

Lebih lanjut, ia menyebutkan agar pelajaran untuk anak-anak usia dini harus lebih diperhatikan. Demi tumbuh kembangnya anak-anak agar tidak terpapar dan terjerumus pada perbuatan yang tidak elok.

 

"Hal-hal semacam ini akan terus membekas pada diri anak. Bila tidak diperhatikan secara serius akan berdampak pada mutu pendidikan kita ke depannya, khususnya dalam pembentukan karakter anak bangsa," tandasnya.


Metropolis Terbaru